9 Santri Ponpes Az Zuhri Purbalingga Luka-luka Akibat Kecelakaan Tunggal

  • Whatsapp
Sembilan santri Pondok Pesantren Az Zuhri, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, PurbaIingga dilarikan ke rumah sakit akibat mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan tunggal, Selasa (29/12/2020).

PURBALINGGA, hestek.id- Sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B-1804-NYV mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan Desa Panican, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Selasa (29/12/2020) sekitar pukul 10.15 WIB.

Kapolsek Kemangkon Iptu Damar Iskandar mengatakan, mobil berisi sembilan orang yang merupakan santri berumur belasan tahun asal Pondok Pesantren Az Zuhri, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, PurbaIingga.

Bacaan Lainnya

Damar menjelaskan, kecelakaan terjadi akibat ban kanan belakang mobil pecah, hingga hilang kendali dan keluar jalur. Kuat dugaan, penyebab pecah ban adalah beban muatan mobil yang melebihi batas aman.

“Penyebab kecelakaan akibat ban kendaraan pecah saat dikemudikan di jalan raya Desa Panican. Akibatnya kendaraan oleng dan keluar jalur hingga menabrak tiang telepon di pinggir jalan,” katanya.

Akibat kecelakaan tersebut pengemudi kendaraan dan sembilan penumpangnya mengalami sejumlah luka. Para korban kemudian dievakuasi oleh polisi bersama warga setempat ke rumah sakit.

“Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tunggal tersebut. Namun pengemudi dan penumpang mobil mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. kendaraan juga mengalami kerusakan,” jelas kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan medis, pengemudi mengalami luka memar di dahi sebelah kanan dan sesak nafas. Sementara sembilan penumpang lainnya mengalami luka ringan berupa lecet di kaki dan tangan.

“Setelah menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit baik pengemudi maupun penumpangnya diperbolehkan pulang dan hanya menjalani rawat jalan,” jelasnya.

Kasus kecelakaan tunggal tersebut kemudian diserahkan penanganannya kepada Unit Laka Satlantas Polres Purbalingga. Kendaraan turut diamankan sebagai barang bukti untuk penanganan lebih lanjut. (iqbal fahmi)

Pos terkait