Akun Medsos Para Petinggi PDIP Kebumen Diserang Hacker

  • Whatsapp
Tangkapan layar Facebook Saiful Hadi. HESTEK/Istimewa

KEBUMEN, hestek.id – Jagat maya Kebumen, sedang marak peretasan akun aplikasi percakapan Whatsapps dan media sosial Facebook. Baru-baru ini akun media sosial Facebook milik para petinggi PDI Perjuangan Kebumen, jadi korbannya.

Seperti dialami Wakil Ketua DPC PDIP Kebumen, Bambang Sutrisno. Ia mengaku, kaget menerima laporan ada akun media sosial yang menyerupai akun miliknya.

Bacaan Lainnya

“Pertama dikabari teman, dikirimi foto ada nama akun dengan nama dan foto profil yang sama,” katanya.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kebumen itu, merasa khawatir akun yang mengatasnamakan dirinya disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Bila ada yang mengirim pesan pribadi atas nama saya untuk minta transfer atau minta pulsa, mohon diabaikan,” tulis Bambang dalam akun Facebooknya.

Hal serupa dialami Ketua DPC PDIP Kebumen, Saiful Hadi, serta Dewan Pertimbangan DPC PDIP Kebumen, Heru Budiyanto. Tak hanya itu, peretasan nomor aplikasi percakapan whatsapps juga dialami staf sekretariat DPC PDIP Kebumen, Teguh Budi Santoso.

“Benar di hack, tidak tahu kenapa semua sama dari mulai nama dan foto,” ujarnya.

Sarat Muatan Politik
Saiful yang juga anggota DPRD Jawa Tengah menganggap, kejadian tersebut sarat muatan politik untuk menurunkan pamor partai.

“Mungkin ada unsur politik memperburuk citra partai, karena tidak hanya saya yang mengalami,” katanya.

Ia juga menulis pada laman Facebook miliknya, supaya mengabaikan jika ada seseorang meminta pertemanan atau menghubungi melalui aplikasi percakapan yang berujung pada penipuan.

Sahabat Saiful Hadi Ngapak tercinta HATI HATI ada aqun baru pakai nama dan fotoku … Minta pertemanan baru, minta nomer hp….Tolong jangan di konfirmasi dan jangan diberi nomer Hp. Bisa jadi hal itu untuk MODUS PENIPUAN. Maturnuwun,” tulis Saiful.

Dalam foto tangkapan layar di kolom komentar Facebook milik Saiful, diketahui modus yang dilakukan oknum tersebut meminta SMS kode yang diterima aplikasi percakapan dengan dalih nomor yang digunakan sedang mengalami masalah atau error. (M Hafied)

Pos terkait