PANGKEP, HESTEK.id – Kaum muda adalah pemikul masa depan. Karena itulah kaum muda sepenuhnya dipenuhi masalah-masalah yang dirasakan oleh lingkungannya karena mau tidak mau hal tersebut menjadi jawaban dari masa depan kaum muda.

Jika permasalahan tersebut gagal dipecahkan hari ini maka kita akan mendapati kaum muda dan masyarakat yang mengalami permasalahan yang sama setiap generasi.

Demikian halnya yang dirasakan Amiruddin yang biasa disapa Amir Egge saat HESTEK berbincang dengannya di suatu waktu.

“Masih banyak hal hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pada tingkat kelurahan belum terakomodir terkhusus di Kelurahan Bontoa masih ada perkampungan yang belum memiliki jaringan listrik untuk kegiatan sehari harinya,” ungkapnya resah.

Amir Egge adalah potret kaum muda yang sudah terbiasa dengan masyarakat luas di kampungnya.

Ia punya latar belakang aktivis sebagai anggota Komite Komunitas Demokrasi Pangkep. Ia juga pernah menjadi Ketua TPK (Tim Pengelola Kegiatan) PNPM Kelurahan Bontoa Kecamatan Minasatene 2010-2014.

Kini ia juga menjadi PPK Panitia Pemilihan Kecamatan Minasatene dari 2010 – Sekarang.

Bekal kegiatannya yang bersinggungan dengan masyarakat luas itulah membuat ia banyak memikul keresahan orang-orang yang ada di kampung halamannya.

“Saya berharap disetiap tahunnya ada skala prioritas bagi kampung-kampung yang jauh tertinggal pembangunannya agar tercipta pembangunan yang merata di Kab Pangkep,” tutupnya dengan penuh harap.

Harapan yang harus diselesaikan oleh kaum muda hari ini. Jika tidak, harapan tersebut kembali hanya akan membebani generasi akan datang.

Demikianlah terus berulang, hingga akhirnya kita melupakan arti pembangunan.