MAKASSAR, HESTEK.id – Mahasiswa se-Kota Makassar siap mendeklarasikan Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (HIMAPINDO) pada 24 Juli 2018 pekan depan. Acara deklarasi itu akan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari 20 perguruan tinggi se- Makassar.

Hadirnya HIMAPINDO di Kota Makassar disambut antusias oleh seluruh mahasiswa untuk menjadi pengusaha sebelum sarjana.

Terdapat tujuh komponen yang akan dikombinasikan oleh HIMAPINDO sebagai mitra jaringan kerja sama diantaranya adalah Mahasiswa, Kampus, Pengusaha, Notaris, Perbankan, Pemerintah Pusat/Daerah, Konsultan Pajak/Keuangan. Tidak ada pilihan terbaik bagi mahasiswa saat ini kecuali mempersiapkan diri menjadi pengusaha.

Menurut Wakil Ketua Badan Pimpinan Pusat HIMAPINDO, Nur Amaliah Azis, anak muda di era milenial mempunyai tanggung jawab sejarah untuk membuat bangsa dan negaranya mandiri dan berdaulat dalam bidang ekonomi. Sebab, bagi Ame (panggilannya), saat ini kita diprediksi menjadi golden era/generasi emas.

“Kita harus mampu membawa bonus demografi menjadi lebih produktif. Bukan malah sebaliknya menjadi ancaman karena menjadi sumber daya yang pasif,” tegas Ame.

Tentu setiap zaman ada tantangannya masing-masing. Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia anak muda selalu memegang peranan penting untuk mencatatkan dirinya dalam tinta emas sejarah bangsa dan negara.

Di tilik dalam sejarah perjalanan bangsa serta peranan anak muda, Tahun 1928 anak muda berkumpul untuk mempersatukan bangsanya yang dikenal dengan Sumpah Pemuda. Selanjutnya, Tahun 1945 anak muda memaksa golongan tua untuk segera memerdekakan Bangsa dan Negaranya dari Penjajahan.

Hal yang sama juga berlaku pada tahun 1998, kembali anak muda bersatu untuk menyambut era baru yaitu Era Reformasi, dan setelah 20 tahun reformasi bangsa dan negara kita diuji lagi oleh keadaan golden era.

Lalu mampukah anak muda di era milenial ini bisa mencatatkan dirinya dalam tinta emas sejarah bangsa seperti halnya yang telah dilakukan anak muda-anak muda di era sebelumnya.

Atas dasar tersebut, HIMAPINDO mengklaim hadir untuk menghimpun anak muda/mahasiswa dalam mencetak pengusaha muda di negeri ini dengan harapan bangsa dan negara mandiri dan berdaulat di bidang ekonomi pada masa yang akan datang.

“Berapapun besar tantangan yang kita hadapi, anak muda tidak boleh surut semangatnya untuk tetap berkarya dalam segala kemampuan dan potensi dirinya,” tutupnya.