Banyak Guru Keluyuran saat WFH, Dindik: Dilarang Pasang Status Plesiran di WA dan FB

  • Whatsapp
Tangkapan layar imbauan dari DInas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Jumat (30/1/2021).

BANYUMAS, hestek.id – Peringatan keras ditujukan kepada seluruh guru dan tenaga pendidik di Kabupaten Banyumas. Selama jadwal work from home (WFH), terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), guru dilarang untuk mengunggah status atau cerita di media sosial, baik itu whatsapp ataupun facebook.

Status yang dimaksud adalah foto yang tidak berhubungan dengan tugas tugas-tugas kedinasan atau pembelajaran. Imbauan tertulis dari Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas ini tersebar di grup-grup percakapan guru, Jumat (29/1/2021).

Bacaan Lainnya

Yth. Bpk/Ibu KS SDN/SDS/MI

Mohon disampaikan kepada seluruh Guru/Tenaga Kependidikan, bahwa selama masa PPKM untuk betul-betul WFH sesuai dengan ketentuan. Mohon selama hari kerja untuk tidak pasang status di medsos (baik facebook maupun  WA) kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan dengan tugas-tugas kedinasan/pembelajaran.

Atas perhatiannya saya sampaikan terimakasih.

Kepala Dindik Banyumas, Irawati membenarkan imbauan tersebut. Selama PPKM dia kerap mendapati sejumlah oknum guru malah pamer foto makan bersama teman-teman kantor saat jam kerja di status Whatsapp.

“Nah kadang-kadang ada guru bersama teman-temannya makan di warung, terus foto-foto dijadikan status,” katanya saat dihubungi hestek.id, Jumat (29/1/2021).

Profesi guru, kata Irawati, tidak hanya bertanggungjawab terhadap siswa. Bagi Irawati, guru merupakan parameter nilai dan norma bagi masyarakat umum.

Dia berharap, guru dapat memberikan contoh baik kepada masyarakat. Sehingga, meskipun tidak diwajibkan berada di kantor, namun guru harus tetap bekerja di rumah, tidak malah keluyuran.

“Karena guru SD banyak yang terpapar, maka sebagai pembinaan dan pencegahan penyebaran lebih luas, kami mengingatkan bapak ibu guru dan jangan suka memamerkan foto-foto lewat status,” ujarnya. (Iqbal Fahmi)

Pos terkait