Banyumas Salurkan Pinjaman Rp1,3 M Lebih untuk UMKM

  • Whatsapp
Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono

PURWOKERTO, HESTEK.ID-Untuk membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Banyumas, menyalurkan dana pinjaman bergulir.

Secara simbolis, penyaluran dana pinjaman bergulir tersebut diserahkan Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, kepada perwakilan kelompok pelaku UMKM di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Kamis (17/12/2020).

Bacaan Lainnya

Sadewo berharap, dana pinjaman tersebut dimanfaatkan dalam pengembangan usaha.

“Gunakan untuk pengembangan usaha, supaya UMKM bisa bangkit,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Dinnakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono mengatakan, penyaluran dana pinjaman bergulir merupakan agenda rutin setiap tahun guna mendukung perkembangan UMKM di Banyumas.

Total dana pinjaman bergulir yang disalurkan mencapai Rp 1,369 miliar untuk 37 kelompok usaha mikro beranggotakan 469 orang dan tersebar di 27 kecamatan.

“Pinjaman yang disalurkan berkisar Rp20 juta hingga Rp100 juta, tergantung jumlah anggota dan jenis usahanya,” katanya.

Dana tersebut bukan hibah, sehingga penerimanya wajib mengembalikan dalam waktu satu tahun dengan bunga sangat ringan, 2 persen per tahun.

Sebelumnya, para penerima mengajukan proposal ke Dinnakerkop UKM Kabupaten Banyumas, selanjutnya dilakukan verifikasi administrasi maupun faktual di lapangan.

Wanin, penerima dana pinjaman bergulir mengaku, baru pertama kali mengajukan untuk pengembangan usahanya bersama anggota kelompoknya di Kelompok Budi Daya Ikan Lele Mina Semboja, Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas.

“Proses pengajuan sangat mudah dan bunganya sangat ringan. Anggota kelompok kami ada 10 orang, mengajukan Rp35 juta tapi cuma disetujui Rp21 juta,” katanya.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Selama ini, ikan lele yang dibudidayakannya banyak diserap warung makan khas Lamongan. Tapi karena pandemi, permintaannya menurun drastis. (umr)

Pos terkait