Batal Dapat Jatah Formasi PPPK, Seluruh Guru Agama Diajak Mogok Mengajar

  • Whatsapp
Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama Islam Kemenag Purbalingga, Sugeng Riyadi. HESTEK/Gilang Grahita

PURBALINGGA, hestek.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis kuota rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tanpa ada satupun formasi guru pendidikan agama islam (PAI) di dalamnya.

Hal tersebut memicu kekecewaan para guru PAI yang masih berstatus honorer. Terbaru, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) mengajak guru PAI honorer di seluruh Indonesia untuk melakukan mogok mengajar massal.

Bacaan Lainnya

“Sentimen mogok massal sudah sampai ke daerah, bahkan tadi pagi ada anggota dari polres yang menanyakan hal tersebut. Insyaallah di Purbalingga masih kondusif karena kami selalu berkomunikasi dengan AGPAII Purbalingga,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama Islam Kemenag Purbalingga, Sugeng Riyadi kepada hestek.id Selasa (9/3/2021).

Sugeng mengatakan, dalam waktu dekat Kemenag akan membuka ruang audiensi kepada guru PAI honorer di Purbalingga.

Insyaallah besok, Rabu (10/3/2021) pagi, Kepala Kemenag Purbalingga akan mengadakan audiensi dengan beberapa perwakilan anggota AGPAI Purbalingga terkait kabar tidak dibukanya formasi guru agama untuk rekrutmen PPPK tahun 2021,” katanya.

Dia merinci, sejauh ini BKN baru membuka sekitar 560 ribu dari satu juta formasi guru PPPK yang dijanjikan.

“Dari satu juta formasi guru yang dijanjikan baru ada sekitar 560 ribu formasi yang dibuka, jadi kemungkinan masih ada slot untuk guru agama,” terangnya.

Dia berharap, komunikasi di tingkat pusat dari Kementrian Agama, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Kepegawaian Negara mampu memberikan solusi untuk guru PAI di Indonesia.

“Ya ini kan harus ada kejelasan di pusat sehingga tidak rancu dan malah merugikan guru honorer, semoga saja masalah ini bisa segera ada titik terang. Soalnya kami di daerah juga belum bisa berbuat banyak karena pengambilan keputusan ada di pusat,” katanya.

Sugeng menambahkan pihak Pemerintah Kabupaten Purbalingga sudah secara proaktif berkomunikasi dengan Kemendikbud guna mengusulkan formasi guru agama di Purbalingga.

“Ini dari bupati Purbalingga sebenarnya sudah mengirim surat ke Kemendikbud untuk meminta adanya formasi PPPK guru PAI di Purbalingga, kita doakan saja semoga bisa disetujui,” pungkasnya. (Gilang Grahita)


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Pos terkait