Bulan Depan, SMPN 1 Purbalingga Mulai Belajar Tatap Muka

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Setiyadi. HESTEK/Gilang Grahita

PURBALINGGA, hestek.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga melakukan evaluasi persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP negeri 1 Purbalingga.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Hal tersebut dilaksanakan guna menindaklanjuti Surat Dindikbud Jawa Tengah nomor 421.1/03858, tertanggal 18 Maret 2021 tentang uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Tingkat SMP dan SMA bulan depan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga, Setiyadi menjelaskan, pihaknya kini tengah mempersiapkan pelaksanaan uji coba PTM di Purbalingga. Untuk SMP sendiri Dindikbud menunjuk SMPN 1 Purbalingga sebagai percontohan, sedangkan untuk jenjang SMA atau sederajat merupakan kewenangan Dindikbud Provinsi Jawa Tengah.

“Menanggapi surat tersebut, saat ini kami tengah melakukan evaluasi persiapan PTM yang rencananya akan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Purbalingga bulan depan,” katanya kepada hestek, Selasa (23/3/2021).

Dia mengatakan, untuk ujicoba PTM harus mememenuhi 100 persen indikator penerapan protokol kesehatan sesuai pedoman pengawasan dan pembinaan penerapan protokol kesehatan bagi satuan pendidikan, yang diterbitkan oleh Kemenkes RI.

Memperoleh penilaian SIAP daftar periksa kesiapan sekolah pada pembelajaran tatap muka dari Tim Verifikasi / Visitasi Kesiapan Sekolah kabupaten / Kota.

“Setelah memenuhi semua indikator penerapan prokes, rencananya kegiatan ujicoba PTM akan diselenggarakan mulai tanggal 5-16 April mendatang,” kata dia.

Verivikasi juga dilakukan dua arah dari sekolah maupun siswanya. Sebelum menjalankan PTM, pihaknya akan memastikan dahulu tracing dari keluarga peserta didik.

“Sebelum pelaksanaan juga akan ada sosialisasi dahulu, nantinya kesehatan siswa akan kami pantau dan diperbolehkan datang melaksanakan PTM setelah ada izin dari orang tua,” terangnya.

Prosedur PTM sendiri akan dilaksanakan dengan pengaturan waktu yang disesuaikan sehingga nantinya jumlah siswa yang datang dalam satu kelas tidak terlalu banyak. PTM yang akan dilaksanakan bulan depan tersebut berlaku bagi seluruh siswa dari kelas tujuh sampai sembilan SMP.

“Nanti akan dibuat jadwal shiftnya sehingga dalam satu kelas tidak terlalu banyak. Saya optimis kegiatan bulan depan bisa berjalan dengan lancar, mengingat siswa juga sudah merindukan adanya PTM ini,” pungkasnya. (Gilang Grahita)

Pos terkait