Bupati Banyumas: Berhak Menolak Divaksin, Tapi Siap Tanggung Risikonya

  • Whatsapp
Bupati Banyumas, Achmad Husein

PURWOKERTO, hestek.id-Sejak diwacanakan hingga mulai didistribusikan ke daerah-daerah, muncul pro dan kontra tentang vaksinasi. Ada masyarakat yang berharap vaksin bisa segera dilakukan, tetapi banyak juga yang masih ragu.

Bupati Banyumas, Achmad Husein bilang, semuanya terserah masyarakat mau divaksin atau menolaknya. Pemerintah juga tidak akan berikan sanksi bagi yang enggan untuk divaksin.

Bacaan Lainnya


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Tidak ada sanksi dan boleh saja menolak divaksin tapi harus isi formulir dulu. Risikonya tanggung sendiri,” katanya, Selasa (5/1/2021).

Nanti kata dia, masyarakat akan dapat undangan yang dikirim lewat gadget. Kemudian disodori formulir yang berisi sejumlah pertanyaan untuk calon penerima vaksin.

“Di formulir itu nanti tinggal menjawab ya atau tidak,” katanya.

Husein meyakini, berdasarkan pengamatan di media sosial mayoritas wong Mbanyumas bakal bersedia divaksin.

“Taksiran saya, hanya sekira 15 persen saja yang menolak divaksin,” katanya.

Vaksin Sinovac yang bakal diberikan untuk warga Banyumas, kata Husein tidak memiliki efek samping signifikan.

“Ada yang kena efek sampingnya ada juga yang tidak. Dari penjelasan yang saya dapat, biasanya lemas, lesu, dan ada juga yang menggigil 1-2 hari saja,” katanya. (ans)

Pos terkait