Bupati Husein Semprot Kadinkes Banyumas: Rapid Tes Massal Lelet!

  • Whatsapp
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat peluncuran program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kantor Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Sabtu (13/2/2021). HESTEK/Gilang Grahita

BANYUMAS, hestek.id – Bupati Banyumas, Achmad Husein menyemprot Kepala Dinas Kesehatan, Sadiyanto.

Kekesalan Husein diungkapkan saat mengisi sambutan dalam acara peluncuran program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kantor Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Sabtu (13/2/2021).

Bacaan Lainnya

Husein menilai, kinerja Dinkes lambat terkait program tracing dan rapid test massal Lansia dan Komorbid di Banyumas.

“Saya sudah minta berkali-kali, Dinas Kesehatan dan Puskesmas jangan sampai berhenti gara-gara program vaksin, 3T-nya (testing, tracing dan treatment, red) menjadi lambat. Tetep harus jalan cepet,” katanya.

Husein memberi saran, Dinkes dapat bekerjasama dengan organisasi massa dan relawan untuk mempercepat program rapid test massal. Program 3T, kata Husein, sangat diperlukan sebagai dasar penerapan PPKM mikro di satu daerah.

“Kalau perlu relawan, bidan-bidan desa kami kerahkan semuanya,” ujarnya.

Husein sendiri siap pasang badan untuk memastikan logistik perangkat 3T tercukupi. Dia meminta petugas di lapangan terbuka dan tidak segan berkomunikasi langsung dengannya.

“Bila membutuhkan PCR segera, rapid antigen segera, jangan segan-segan untuk langsung Whatsapp saya,” pungkasnya. (CR2)

Pos terkait