Dapat Somasi, RS Ananda Purwokerto: Semua Sesuai Prosedur

  • Whatsapp
Rumah Sakit Ananda Purwokerto.

PURWOKERTO, hestek.id – Kuasa Hukum RS Ananda, Sugeng Riyadi mengatakan, pihak rumah sakit sudah mematuhi seluruh prosedur penanganan pasien Covid-19. Dalam penanganan pasien Covid-19 ada protokol ketat yang harus dilakukan oleh tenaga medis rumah sakit.

Terkait dengan penjemputan pasien Covid-19, Sugeng menyebut, pihak rumah sakit sudah mendapat SOP dan harus melalui pintu Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Banyumas.

Bacaan Lainnya

“Sesuai dengan prosedur aturan yang berlaku, maka harus dievakuasi yakni melalui dinas kesehatan setempat. Kita juga sudah koordinasi dengan dinas setempat. Namun kurang tahu bagaimana, dan mungkin karena nunggu agak lama, langsung dibawa ke Ananda,” katanya.

sugeng juga menjelaskan, pasien sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga pelayanan tidak bisa secepat pasien umum lainnya.

“Menurut aturan, tenaga medis harus dilindungi dulu. Karena mereka kan garda terdepan, karena sudah diketahui pasien tersebut sempat positif Covid-19. Jadi harus dipersiapkan segala sesuatunya, tenaga medis harus dilengkapi APD lengkap dulu,” katanya.

Terkait kepulangan pertama, Sugeng mejelaskan, pihak dokter penanggungjawab menyatakan kondisi pasien sudah membaik setelah 10 hari di ruang isolasi. Untuk itu, RS Ananda memperbolehkan Rini pulang untuk menjalani karantina mandiri di rumah.

“10 hari sudah diperbolehkan pulang karena pasien covid dinyatakan membaik oleh dokter,” katanya.

Jawaban terakhir Sugeng adalah terkait keterlambatan pemberitahuan kematian Rini. Menurut Sugeng, sebagai Pasien Covid-19, petugas medis tidak dapat gegabah dalam mengambil tindakan. Teramasuk saat melepas peralatan yang melekat di tubuh pasien.

“Kan ini pasien Covid, jadi perlakuannya spesial, tidak bisa sembarang orang bisa melepas alat di jenazah, ya sekitar satu jam lah (proses melepas alat bantu kesehatan pasien, red),” pungkasnya. (Anas Masruri)

Pos terkait