David Ishaq: Jangan Lengah Usai Vaksinasi, Tetap Terapkan Protokol Kesehatan!

  • Whatsapp
Anggota DPRD Povinsi Jawa Tengah Dapil Banyumas- Cilacap, David Ishaq Aryadi SE MM.

PURWOKERTO, hestek.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah daerah pemilihan (Dapil) Banyumas- Cilacap, David Ishaq Aryadi SE MM mengajak segenap masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

Menurut David, vaksin adalah satu-satunya pilihan yang dapat dilakukan untuk mengakhiri pandemi. Dia berharap masyarakat percaya terhadap kebijakan pemerintah dan berhenti memperdebatkan soal keamanan Vaksin Sinovac.

“Vaksinasi adalah strategi utama dari program pemerintah untuk mempercepat penyelesaian pandemi. Semua pihak harus sama-sama berpartisipasi menyukseskan vaksinasi,” kata David kepada hestek.id, Rabu (27/1/2021).

Anggota Fraksi Gerindra ini mengungkapkan, Vaksin Sinovac telah melalui kajian keilmuan dan kesehatan. Tak hanya itu, vaksin yang diimpor dari Cina ini juga telah dinyatakan halal dan suci oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Semakin cepat pandemi hilang, semakin cepat pula kehidupan masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.

Anggota DPRD Povinsi Jawa Tengah Dapil Banyumas- Cilacap, David Ishaq Aryadi SE MM.

Seperti diketahui, pemerintah kabupaten telah memulai secara serentak program vaksinasi pada Senin (25/1/2021). Para kepala daerah dari setiap kabupaten menjadi orang yang pertama disuntik sebagai contoh bagi masyarakat.

Namun demikian, dia berpesan kepada masyarakat agat tetap disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes). Sebab, vaksinasi tahap pertama kemarin baru diperuntukkan kepada tenaga medis sebagai garda terdepan penanggulangan penyakit mematikan ini.

“Pemberian vaksin telah dilakukan. Namun, tetap jangan lengah usai vaksinasi. Tetap terapkan protokol kesehatan dengan ketat,” terangnya.

Pemerintah, kata David, tengah mewacanakan penambahan protokol kesehatan dari 3M menjadi 5M. Adapun 5M ialah mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas.

“Begitu juga nanti ketika sudah divaksin, protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Karena vaksin dan prokes ini saling melengkapi dalam menanggulangi Covid-19,” pungkasnya. (Adv/Anas Masruri)

Pos terkait