Diduga Tercemar Limbah Pabrik, Air Irigasi di Karangmanyar Menghitam dan Berbusa

  • Whatsapp
Air di saluran irigasi Kelurahan Karangmanyar, Purbalingga terlihat menghitam dan berbusa. HESTEK.ID/istimewa

PURBALINGGA, hestek.id – Pencemaran air yang diakibatkan limbah pabrik kembali mencuat di Purbalingga. Kali ini, giliran warga Kelurahan Karangmanyar, Purbalingga, khususnya RT 05 RW 03 yang jengah karena aliran sungai di wilayah mereka berbusa dan berwarna hitam pekat.

Para warga menduga kondisi tersebut merupakan akibat pembuangan limbah pabrik rambut palsu di Purbalingga.

Bacaan Lainnya


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Gunawan (52) warga setempat mengatakan, fenomena semacam ini terjadi sejak beberapa tahun lalu. Pada momen-momen tertentu, kondisi air akan, air akan berubah warna, berbusa, dan memunculkan bau menyengat.

“Yang bias dilihat tidak setiap hari, dalam seminggu hanya ada beberapa waktu. Biasanya pada pagi hari, air akan berubah warna dan ngumpruk,” ujar dia, Jumat (19/3/2021).

Ia mengakui, warga sempat menelusuri sumber air hitam berbusa ini. Hasilnya, air tersebut diduga berasal dari limbah buangan sebuah pabrik rambut yang lokasinya tak jauh dari permukiman mereka.

Pencemaran ini menjadi masalah bagi warga. Sebab, air yang berasal dari sungai tersebut tak bisa dimanfaatkan warga sekitar. Khususnya, bagi mereka yang memiliki kolam-kolam ikan.

“Ini kan kita punya kolam bersama milik RT yang rencananya akan digunakan untuk budidaya ikan. Saya sudah pernah mengisi kolam itu dengan berbagai jenis ikan seperti nila dan gurame tapi mati semua. Tetangga saya juga pernah mengisi bibitan ikan patin tapi hasilnya sama saja,” kata dia.

Lurah Karangmanya, Wahyu Jumartono membenarkan kabar ini. Ia mengaku sudah pernah dapat laporan dari warga dan meneruskan laporan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga.(gilang grahita)

Pos terkait