Dilantik Sebagai Bupati dan Wabup Kebumen, Arif Ternyata Mantan Polisi, Rista Sebelumnya Bidan

  • Whatsapp
Prosesi pengambilan sumpah Dyah Hayuning Pratiwi dan Sudono sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga periode 2021-2024. HESTEK/Dok Humas Purbalingga

KEBUMEN, hestek.id – Bupati Kebumen periode 2021-2026 Arif Sugiyanto terlahir dari keluarga sederhana di Kebumen, 43 tahun silam.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Bupati muda yang karib disapa Kaji Arif itu dikenal sebagai sosok yang enerjik, pekerja keras, gigih dan mudah bergaul.

Bacaan Lainnya

Bakat kepemimpinan dan kedisiplinan yang dimiliki mengantarkan Arif menjadi anggota Polri sejak 1997. Namun di tengah karir yang melejit, Arif malah memutuskan untuk berhenti sebagai anggota dan memilih kembali untuk mengabdi di tanah kelahirannya pada 2018 lalu.

Mengawali karir politik sebagai Wakil Bupati Kebumen mendampingi H Yazid Mahfudz, Arif mulai dikenal oleh masyarakat dan elit partai. Bahkan dalam proses pencalonan, dia berhasil menyapu bersih rekomendasi partai dan maju sebagai calon tunggal bersama Ristawati Purwaningsih.

Kini Arif telah menjadi orang nomor satu di Kabupaten berslogan ‘Beriman’. Untuk menghindari konflik kepentingan, dia memutuskan untuk menutup sejumlah unit bisnisnya di bawah naungan PT Bumi Indonesia Properties.

Jiwa santri juga kental melakat pada diri Arif. Masa sekolah ia habiskan di dunia pesantren. Pondok Pesantren Somalangu menjadi sumber inspirasi setiap laku hidupnya. Bahkan ketiga anaknya disematkan nama belakang Somalangu.

Berkat kedekatan kepada kelompok nahdliyin, Sejak 2018 Arif dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen. Arif juga dikenal aktif di berbagai organisasi. Ia sempat menjabat sebagai Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kebumen dan Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kebumen.

Putra sulungnya, Aganta Pratama Somalangu mengungkapkan, ayahnya selalu menerapkan watak disiplin dalam keluarga. Arif dinilai tidak kenal kompromi ketika melihat suatu kesalahan.

“Menurut kami beliau sosok yang tegas. Kalau ada kesalahan tidak bisa kompromi, sangat disiplin,” terang Aganta.

Aganta bersyukur, kini orang tuanya telah secara resmi menduduki kursi orang nomor satu di Kebumen setelah menjalani sejumlah proses panjang.

“Kami bersyukur, segala nikmat telah dilimpahkan kepada kami dan keluarga kami. Kami pun merasa bangga semoga dapat mengemban amanah ini,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Bupati Kebumen terpilih, Ristawati Purwaningsih dikenal aktif menggeluti dunia kesehatan.

Latar belakang sebagai seorang bidan menjadi pondasi Rista saat mendirikan Rumah Sakit Purwaganda di Kecamatan Kuwarasan. RS Swasta yang dikelolanya termasuk layanan kesehatan terbesar di wilayah setempat.

Akselerasi jenjang karir politik Rista pun terbilang moncer. Berangkat dari Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan, kini menghantarkan wanita 45 tahun itu menduduki orang nomor dua di Kabupaten Kebumen.

Sederet wadah organisasi sempat ia jadikan pengalaman hidup. Mulai menjabat Sekretaris Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kebumen hingga Bendahara Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Kebumen. (M Hafied)

Pos terkait