SITARO, Hestek.id – Peringatan Hardiknas yang dipusatkan di halaman Kantor Pemkab Sitaro, Kecamatan Siau Barat dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen pada hari Jumat (2/5).

Pada kesempatan tersebut, Sasingen juga turut membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan KH Muhadjir Effendy.

Dalam pidatonya, Sasingen mengatakan, sesuai dengan tema peringatan tahun ini yakni penguatan pendidikan, memajukan kebudayaan dan mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara. Terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan, yang sarat nilai dan pengamalan kebudayaan, guna membingkai hadirnya SDM yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang maju.

” Perspektif Kemendikbud menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap untuk memasuki dunia kerja,” ujar Bendahara Aspeksindo ini.

Untuk pendidikan karakter lanjutnya, dimaksudkan agar dapat membentuk insan berakhlak mulia, sopan, bertanggung jawab serta memiliki budi pekerti yang luhur.

“Sementara ikhtiar membekali keterampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan. Dan tentu, semua ini membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan baik ditingkat pusat dan daerah. Memang tak dapat dipungkiri, hadirnya Revolusi Industri 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja, dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dapat mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik,” terangnya.

“Sehingga kita, harus mampu membangun karakter dan jati diri bangsa pada setiap peserta didik, tengah perubahan global yang bergerak cepat. Apalagi seluruh siswa yang ada sekarang lebih didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital,” urainya lagi.

Sementara itu Kadis Pendidikan Roberth Kahiking ketika diwawancarai, turut mengingatkan pentingnya Tri Dharma Pendidikan. “Yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ketiga pusat pendidikan tersebut harus saling mendukung dan menguatkan,” jelasnya.*