Gegara Corona, Orang Miskin di Banyumas Bertambah 14.150 Jiwa

  • Whatsapp
Picture from pexels @cottonbro

BANYUMAS, hestek.id – Jumlah penduduk miskin di Banyumas tahun 2020, bertambah 14.150 jiwa.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas, Edi Aprotuwiyono menjelaskan, faktor utama yang menyebabkan peningkatan jumlah penduduk miskin di Banyumas ialah pandemi Covid-19 yang terjadi satu tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

“Karena pandemi Covid-19, jumlah warga miskin di Banyumas naik dari tahun sebelumnya 211.650 jiwa, menjadi 225.800 jiwa di tahun 2020,” katanya.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Padahal tahun-tahun sebelumnya, jumlah penduduk miskin di Banyumas cenderung menurun sejak tahun 2017 sampai 2019.

Pada tahun 2017 prosentase jumlah penduduk adalah 17,05 persen, pada 2018 menurun menjadi 13,50 persen, dan pada 2019 adalah 12,53 persen.

“Ada tren penurunan saat itu, namun prosentase kemiskinan kembali naik menjadi 13,26 persen pada tahun 2020,” katanya.

Kenaikan jumlah penduduk miskin, dipicu dari banyak faktor. Satu di antaranta, lesunya perekonomian lintas sektor akibat pandemi Covid-19.

“Perekonomian lintas sektor kalang kabut, ada pengurangan karyawan di banyak pabrik, ditutupnya tempat-tempat pariwisata, hingga pembatasan mobilitas,” kata dia. (CR2)

Pos terkait