JAKARTA, Hestek.id  – Jelang Muktamar Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PP PM) di Yogyakarta tanggal 25-27 akhir bulan ini, berbagai langkah di galakkan oleh seluruh kandidat dalam meraup suara. 

Pada Muktamar kali ini, enam kandidat terus bergerilya ke daerah – daerah memperkenalkan dirinya.

Enam kandidat ini diantaranya Ahmad Fanani, Ahmad Labib, Andi Fajar Asti, Faisal, Muhammad Syukron dan Sunanto.

Lantas kandidat mana yang paling sering didiskusikan? Saat ini mencuat koalisi Kebangsaan antara Andi Fajar Asti yang mewakili Indonesia Timur dan sekaligus satu-satunya kandidat dari Timur, Syukron yang mewakili tengah Jawa Timur dan Faisal dari Bangka Belitung mewakili Barat.

Koalisi ini kemudian memantik komentar dari berbagai pimpinan wilayah dan daerah dalam internal Pemuda Muhammadiyah. 

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Selatan, Habib Soleh menyebut koalisi kebangsaan yang di usung oleh tiga kandidat menjadi kekuatan terbesar saat ini. 

“Kami membaca akan ada tiga poros yang tercipta, tetapi ketika poros kebangsaan terbentuk, poros itulah yang paling punya potensi untuk merebut simpati Wilayah dan Daerah.” Ungkap Habib saat di konfirmasi awak Hestek.id

Bagi Habib, Muktamar adalah kompetisi untuk menguji kompetensi calon. Sekalipun bagi Imran, seluruh kandidat adalah sahabat yang akan bahu membahu nantinya dalam menghidupkan Pemuda Muhammadiyah.

“Saat ini kita sedang berjuang agar suara borneo satu suara pada muktamar nanti.” Tegas Habib

Senada dengan itu, PW PM Kaltara Imran menyebut keenam kandidat saat ini masih memiliki peluang yang sama. 

“Sampai saat ini semua punya peluang yang sama. Soal koalisi kebangsaan saya kira itu menarik apalagi koalisi ini sangat dekat secara emosional dengan kaltara.” Ungkap Imran. 

Di ketahui, Andi Fajar Asti saat ini menjabat sebagai Ketua PP PM Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan sekaligus  wakil sekretaris Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah.

Sedangkan Faisal merupakan kandidat yang saat ini menjabat sebagai ketua pimpinan pusat pemuda muhammadiyah bidang Hukum dan HAM. Sementara Muhammad Syukron saat ini menjabat sebagai ketua PP PM bidang energi sumber daya mineral.