Hasil Akhir Rekapitulasi KPU Purbalingga: Tiwi-Dono 54,74 Persen, Oji-Jeni 45,26 Persen

  • Whatsapp

PURBALINGGA, HESTEK.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga telah menyelesaikan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, Selasa (15/12/2020).

Hasil akhir rekapitulasi menunjukkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 02, Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono) unggul perolehan suara dari Paslon nomor urut 01, Muhammad Zulhan Fauzi-Zaini Makarim Supriyatno (Oji-Jeni).

Paslon Tiwi-Dono memperoleh 288.741 suara atau 54,74 persen. Sementara Paslon Oji-Jeni memperoleh 238.735 suara atau 45,26 persen. Sehingga, selisih perolehan yakni 50.006 suara atau 9,48 persen.

Pasangan petahana, Tiwi-Dono sementara unggul 16 kecamatan, yakni Kecamatan Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Kalimanah, Kutasari, Mrebet, Bobotsari, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Bojongsari, Pengadegan, Karangjambu, Padamara dan Kertanegara.

Sedangkan Jeni, adik ipar Ganjar Pranowo hanya mampu mendongkrak suara di Kecamatan Kota dan Karangreja.

Ketua KPU Kabupaten Purbalingga, Eko Setiawan mengatakan, proses rekapituasi dilakukan di Aula KPU sejak pukul 09.00 hingga 16.30 WIB.

Rapat Pleno dihadiri oleh lima komisioner KPU, komisioner Bawaslu, saksi dari kedua Paslon, dan PPK se kabupaten Purbalingga.

“Hasil rekapitulasi ini digunakan sebagai dasar penetapan Cabup-Cawabup Purbalingga Tahun 2020 terpilih,” katanya, Selasa (15/12/2020) petang.

Masa sanggah

Eko menjelaskan, setelah dibuat berita acara rekapitulasi, pihaknya memberikan waktu 3 x 24 jam kepada setiap Paslon untuk menyampaikan masa sanggah.

Jika sampai batas waktu ditentukan tidak ada sanggahan dari masing-masing Paslon, maka KPU akan melanjutkan ke tahap penetapan bupati dan wakil bupati terpilih

“Setelah ini, ada waktu 3×24 jam untuk masa sanggah, jika tidak ya tinggal penetapan bupati dan wabup terpilih,” katanya.

Golput 26,74 persen

Eko mengungkapkan, meski di masa pandemi, namun tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 2020 mencapai 73,26 persen. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan Pilkada tahun 2015 lalu yang hanya menyentuh angka 60 persen.

“Partisipasi ini berkat kerja keras semua pihak yang membantu KPU dalam sosialisasi, termasuk peran media yg sangat besar, dan kami apresiasi semuanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Purbalingga Imam Nur Hakim menyatakan, pihaknya telah melaksanakan tugas pengawasan dengan baik. Kepada KPU, Imam juga telah menyampaikan sejumlah hal yang menjadi catatan untuk evaluasi.

“Sedangkan kejadian khusus yang telah di catat menjadi evaluasi dan perbaikan ke depannya. Kebanyakan pada persoalan-persoalan teknis,” kata Imam.

Untuk diketahui, pasangan calon nomor urut 01 Muhammad Zulhan Fauzi dan Zaini Makarim Supriyatno diusung oleh koalisi PKB, PPP, Gerindra, Demokrat dan Nasdem. Sementara pasangan calon nomor urut 02 Dyah Hayuning Pratiwi dan Sudono diusung oleh koalisi PDIP, Golkar, PAN dan PKS. (bal)

Pos terkait