Imlek Tahun Ini, Tak Ada Festival Cap Go Meh di Banyumas

  • Whatsapp
Pengurus dibantu beberapa umat dan simpatisan Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, sedang menjamasi atau menyucikan patung para suci untuk menyambut perayaan Imlek 2572, Jumat (5/2/2021). HESTEK/Dedy

BANYUMAS, hestek.id – Peringatan Tahun Baru Imlek 2572 tahun ini, akan berlangsung sederhana.

Humas Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, Sobita Nanda memastikan, perayaan Cap Go Meh yang biasanya termasuk rangkaian perayaan Imlek di Klenteng Boen Tek Bio Banyumas, juga ditiadakan.

Bacaan Lainnya

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pengurus meniadakan seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan termasuk sembahyangan massal.

“Kami tidak mau Klenteng Boen Tek Bio menjadi pemicu penularan Covid-19 dan muncul klaster baru,” ujarnya.

Meski demikian, umat dan simpatisan tetap dipersilakan untuk melakukan kegiatan ritual keagamaan secara perseorangan tanpa menimbulkan keramaian.

“Paling kita batasi maksimal 10 orang, secara bergantian. Kita semua harus saling menyadari dan bisa mawas diri,” ujarnya.

Sobita mengatakan, rangkaian sembahyang dan prosesi dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek tahun ini juga mayoritas dilakukan oleh para pengurus klenteng saja.

Sedikit berbeda dari sebelumnya, kegiatan bersih-bersih termasuk menyucikan patung para dewa atau jamasan, juga dilakukan pengurus dan beberapa simpatisan saja.

“Kegiatan jamasan tahun ini terbatas dan sederhana, hanya beberapa orang yang menjamasi patung para suci,” katanya.

Jika situasinya normal, biasanya ada banyak kegiatan dan ritual yang dilakukan bersama-sama. Para tamu biasanya juga dipersilakan menyalakan lilin pengharapan sendiri, tapi dalam kondisi begini terpaksa diwakilkan pada pengurus.

Begitu juga dengan ritual sembayangan massal dan ruwatan putra sulung, tahun ini juga diwakilkan oleh pengurus tanpa mengundang massa.

“Terakhir kita adakan sembayangan ucap syukur supaya di tahun yang baru kita diberikan kesehatan, keselamatan dan rezeki yang lebih melimpah,” katanya. (Dedy)

Pos terkait