Jalur Wadaslintang Ambles, Ganggu Pasokan Sayur Kebumen

  • Whatsapp
Truk pengangkut sayur dari Wonosobo sedang bongkar muatan di Pasar Tumenggungan Kebumen. Hestek/Hafied

KEBUMEN, hestek.id-Distribusi komoditas sayuran dari daerah Wonosobo ke Kebumen, sedikit terhambat akibat amblesnya jalan penghubung di Wadaslintang, beberapa waktu lalu.

Para pemasok sayur terpaksa merogoh kocek lebih, demi mengantar beragam sayuran ke Pasar Tumenggungan Kebumen.

Bacaan Lainnya

Juragan sayur asal Wonosobo, Ruslan (45) mengaku, karena jalan tak bisa dilalui dia terpaksa lewat jalur alternatif melalui Purworejo yang jarak tempuhnya lebih jauh.

“Biasanya bisa 2,5-3 jam sampai, sekarang tambah sekitar satu jam dan biaya solar bertambah,” katanya, saat ditemui hestek.id, Rabu (13/1/2021).

Diceritakan Ruslan, setiap hari ia mencukupi kebutuhan sayur para pelanggannya di Pasar Tumenggungan Kebumen seperti kentang, tomat, wortel, kobis, cabai dan sejenisnya.

“Sudah lama jualan seperti ini, kebanyakan sayuran yang ada di Kebumen ngambil dari Wonosobo,” ucapnya.

Selain itu, Ruslan yang bertempat tinggal di Kecamatan Kejajar, Wonosobo ini juga harus menanggung resiko sayuran tidak segar akibat jarak tempuh yang terlalu lama.

Hal serupa diungkapkan, Indah Sayekti (34) yang juga juragan sayur asal Wonosobo. Ia berangkat lebih awal untuk antisipasi keterlambatan, akibat rute yang dilalui tidak seperti biasanya.

“Tidak bisa nyantai, ini jam 12 malam sudah harus berangkat khawatir cabai atau yang lain layu,” katanya.

Indah meminta kepada pemeritah agar segera memperbaiki salah satu akses utama penghubung antara Kabupaten Wonosobo-Kebumen yang ambles sepanjang 20 meter tersebut.

“Secepatnya diperbaiki, karena tidak untuk kepentingan kami antar sayur saja. Masyarakat lain juga pasti sangat berharap segera selesai,” tutup Indah. (Hafied)

Pos terkait