Jangan Panik! Karyawan yang Masuk Banyumas Cukup Bawa Surat Keterangan dari Kantor

  • Whatsapp
Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein dalam video yang diunggah di akun instagram @ir_achmadhusein, Rabu (20/1/2021). (HESTEK.ID/tangkapan layar)

BANYUMAS, hestek.id- Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein mengumumkan beberapa poin penting terkait syarat keluar dan masuk wilayah Kabupaten Banyumas, Rabu (20/1/2021).

Melalui unggahan di akun Instagram @ir_achmadhusein, dia menyampaikan tindak lanjut Surat Edaran Satgas Covid-19 Tingkat Nasional Nomor 1 Tahun 2021 dalam rangka menurunkan penyebaran virus Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Membatasi pergerakan orang masuk Banyumas dengan menempatkan petugas jaga di perbatasan Banyumas dalam waktu yang acak dan bersifat sidak (inspeksi mendadak, red) dan pada tempat-tempat yang random. Orang yang akan diperiksa adalah orang yang masuk ke wilayah Banyumas,” katanya.

Husein menambahkan, pendatang wajib membawa surat keterangan negatif hasil tes rapid antigen untuk ditunjukkan ke petugas.

“Bagi yang ketahuan tidak membawa surat keterangan negatif hasil tes covid rapid antigen, maka diwajibkan untuk tes di tempat yang akan disiapkan oleh swasta. Kalau tidak bersedia maka akan dipersilahkan untuk balik arah,” ujarnya.

Meski demikian, Husein memberikan pengecualian untuk orang yang bekerja di wilayah Banyumas. Pengecualian tersebut juga berlaku bagi pekerja dari kabupaten tetangga yang setiap hari harus pulang dan pergi ke wilayah Banyumas.

“Maka cukup membuat surat keterangan tinggal dan bekerja di wilayah Banyumas. Surat keterangan harap ditunjukan ke petugas di tempat,” lanjut Husein.

Dia menambahkan, peraturan tersebut hanya berlaku untuk orang yang datang ke wilayah Banyumas raya. Sementara orang yang keluar wilayah Banyumas tidak terdampak aturan ini.

“Orang yang keluar dari wilayah Banyumas tidak diwajibkan membawa hasil tes negatif dari tes rapid antigen,” pungkasnya. (CR-2)

Pos terkait