Joss! Bupati Tiwi Janjikan Bangun Sentra UMKM di Banyak Lokasi

  • Whatsapp
Tangkapan layar Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, saat mengikuti Webinar Nasional yang disiarkan secara langsung di aplikasi Zoom dan kanal YouTube BMTDAS TV. HESTEK/Istimewa

PURBALINGGA, hestek.id – Pemkab Purbalingga, bakal menyediakan lapak untuk pemasaran produk UMKM.

Tidak hanya secara offline, tempat memasarkan produk secara online juga akan disediakan sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Dalam Webinar Nasional yang disiarkan secara langsung di aplikasi Zoom dan kanal YouTube BMTDAS TV, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan, akan menyediakan tempat untuk memasarkan produk-produk UMKM dari Purbalingga.

Salah satu programnya adalah Tuka-Tuku Purbalingga yang merupakan media pemasaran online bekerja sama dengan Bukalapak.

Selain media online, bupati Tiwi juga menjelaskan pihak pemkab sudah bekerjasama dengan gerai-gerai modern untuk memasarkan produk UMKM lokal Purbalingga.

“Kami masukan produk UMKM lokal yang sudah terseleksi dengan kualitas yang terjamin, kemudian kontinuitas juga terjamin kami masukan saat ini ke gerai modern seperti Alfamart dan Indomaret,” kata dia.

Selain pemasaran di gerai atau toko modern, Pemkab Purbalingga juga memberi fasilitas lapak di beberapa titik di Purbalingga.

“Di Taman Usman Janatin kami sediakan tempat untuk beberapa paguyuban UMKM salah satunya batik Wastralingga dan Tuka-Tuku Purbalingga. Termasuk di Pendopo Dipokusumo, juga disiapkan sentra untuk memajang produk lokal Purbalingga,” kata Tiwi.

Pemkab juga berencana membangun sentra industri UMKM, di beberapa lokasi di Purbalingga. Sentra tersebut dibangun untuk memfasilitasi pegiat UMKM yang jumlahnya banyak dan tersebar.

“Contoh salah satu diantaranya adalah paguyuban atau komunitas Jamu Gendong yang ada di Desa Beji. Oleh karenanya, nanti akan ada pembangunan sentra guna memajang produk jamu dan juga akan ada wahana edukasi terkait proses pembuatan jamunya itu sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, pemkab juga menyelenggarakan kegiatan pelatihan pemasaran secara online bagi pelaku UMKM di Purbalingga, mengingat kebutuhan pemasaran di masa pandemi ini justru bergeser melalui online.

“Kami juga akan melakukan pelatihan dan pendampingan untuk bagaimana para pelaku UMKM ini, bisa menjual produknya ini secara daring atau online,” katanya. (CR2)

Pos terkait