Kebumen Prioritaskan Vaksinasi Lansia dan Komorbid, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Ilustrasi Photo by Gustavo Fring from Pexels

KEBUMEN, hestek.id – Pekan depan, Pemkab Kebumen bakal mulai menyuntikkan vaksin untuk 122 ribu warga lansianya.

Wakil Bupati Kebumen, Ristawati Purwaningsih menyampaikan, dari rapat Upaya Percepatan Penanganan Covid-19 dengan Provinsi Jawa Tengah bersama Kementerian Kesehatan RI diinformasikan bawah vaksin Covid-19 aman untuk masyarakat berusia 60 tahun ke atas.

Bacaan Lainnya

Rista menjelaskan, berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan pada tanggal 11 Februari 2021, prioritas vaksinasi Covid-19 saat ini memang diperluas lagi.

Tidak hanya lansia, vaksinasi juga dinyatakan aman diberikan penderita hipertensi dengan tekanan darah 180 per 110.

“Bahkan diinformasikan bahwa vaksinnya juga aman untuk penderita penyakit diabetes mellitus dan penderita penyakit kanker, jantung, dan ibu menyusui,” katanya.

Sesuai hasil rapat tersebut, sasaran vaksinasi diperluas dan menjadikan kelompok berisiko tinggi seperti lansia dan orang dengan komorbid sebagai prioritas program vaksinasi.

“Risiko penularan Covid-19 untuk para lansia dan penderita penyakit kronis, sangat tinggi dan berisiko kematian,” ujarnya.

Meski begitu, wakil bupati menyampaikan bahwa saat ini stok vaksin masih sangat terbatas. Kebumen hanya mendapat jatah sekitar 22 hingga 24 persen saja.

“Sepertinya masih banyak masyarakat yang belum bisa divaksin sampai Juni nanti. Bahkan hingga akhir tahun 2021, program vaksinasi ini sepertinya belum bisa terselesaikan. Jadi masyarakat diharap untuk bersabar dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, pekan depan sebanyak 122 ribu lansia atau warga yang berusia di atas 60 tahun di Kebumen bakal mulai divaksin Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, Dwi Budi Satrio mengatakan, untuk tahap awal vaksinasi lansia Kebumen kemungkinan baru akan mendapat jatah 14 ribu dosis saja. Keterbatasan itu karena secara nasional, stok vaksin di Jawa Tengah juga masih kurang karena hanya mendapatkan jatah sekitar 9 persen. (M Hafied)


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Pos terkait