Laporan Dicabut, Pemukul Timses Oji-Zaini Wajib Bantu Anak Yatim

  • Whatsapp
Vandi Romadhon, tim pemenangan Oji-Zaini mendapatkan perawatan usai dipukul oleh seorang anggota KPPS.

PURBALINGGA, HESTEK.ID-Meski sudah menjadi korban pemukulan oleh seorang anggota KPPS di Mrebet, Vandi Romadhon, tim pemenangan Oji-Zaini mengaku sudah memberikan maaf. Hanya saja, ia memberikan syarat khusus jika si pemukul ingin laporan polisinya dicabut.

“Sudah saya maafkan, tapi, waktu saya mau mencabut laporan, saya minta syarat khusus yang harus dipenuhi oleh Dantik Widyananto,” ujar Vandi saat dikonfismasi Hestek.

Bacaan Lainnya

Syarat khusus tersebut adalah bahwa Dantik harus memberikan bantuan kepada anak yatim. “Intinya, selain mengakui kesalahan, janji tidak mengulangi perbuatan serupa, saya juga minta dia untuk membantu anak yatim,” ujar Vandi.

Sekarang ini laporan polisi sudah dicabut. Kasus tersebut pun rampung di tataran mediasi.

Dikabarkan sebelumnya, Vandi Romadhon, seorang Relawan Oji-Zaini dilarikan ke rumah sakit usai dipukul oleh anggota KPPS Desa Bojong, Mrebet, Senin (7/12). Vandi mengaku dipukul di bagian punggung.

Pengacara dari Tim Pemenangan Paslon  nomor 01, Sugeng Riyadi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mrebet. “Kami sangat menyayangkan sekali kejadian pemukulan tersebut,” katanya.

Sementara istri Vandi, Rifatuts Tsania juga sempat berkisah soal kejadian tersebut. Menurutnya, Vandi mendatangi rumah Dantik guna menegur pembagian bantuan pemerintah non tunai (BPNT).(top)


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Pos terkait