Masuk Banyumas Wajib Rapid Antigen? Harganya Bisa Sampai Rp 250 Ribu Lho

  • Whatsapp

PURWOKERTO, hestek.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mulai Rabu (20/1/2021), mewajibkan seluruh warga yang masuk dan keluar untuk menunjukkan hasil tes rapid antigen.

Razia akan dilakukan secara acak oleh Satgas Covid-19 di lima titik perbatasan kabupaten selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bacaan Lainnya

Ahli Epidemologi Lapangan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman, Yudhi Wibowo mengatakan, Sesuai standar indeks dari Kementerian Kesehatan, batas tertinggi harga rapid test antigen di wilayah Jawa adalah Rp 250.000.

“Iya masyarakat bisa ambil pilihan untuk rapid di tempat, kan ada pos untuk rapid dari rumah sakit di situ, pemerintah juga diuntungkan karena masyarakat yang tetap mau masuk harus bayar mandiri,” katanya saat diwawancara, Selasa (19/1/2021).

Yudhi yang merupakan tim ahli kabupaten ini mengungkapkan, apa yang dilakukan Pemkab Banyumas sudah tepat. Pasalnya, selama selama satu pekan pelaksanaan PPKM, tidak ada perubahan signifikan dalam perilaku masyarakat.

Padahal menurut dia, esensi dari PPKM adalah membatasi mobilitas dan kegiatan penduduk.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Ini kan untuk melindungi warga masyarakat Banyumas juga, jadi tidak ada salahnya menunjukkan hasil rapid test antigen,” pungkasnya. (Iqbal Fahmi)

Pos terkait