PAPUA, HESTEK.id –Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya terus berbenah mengejar ketertinggalan. Kabupaten yang baru berdiri 15 Maret 2007 ini akan menggenjot pembangunan infrastruktur guna menunjang peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya. 

Hal ini ditekankan oleh Kepala Bappeda Mamberamo Raya, Yosep Watori kepada pers di Jayapura sepekan lalu menyebutkan ada tiga prioritas pembangunan infrastruktur yang akan dikerjakan pada 2020 mendatang antara lain; pembangunan Dermaga Burmeso, Bandara Welibrasi dan jalan Trans Papua ke arah pesisir.

“Saat ini kita mengunakan transportasi sungai, dan kami juga memiliki kapal subsidi cepat yang bisa melayani penumpang di sekitaran Memberamo. Meski memiliki kapal tersebut akan tetapi kami belum memiliki dermaga,” akunya.

Diakui Yosep, menindaklanjuti kebijakan Presiden Jokowi untuk Kabupaten Mamberamo Raya menjadi salah satu kabupaten yang bakal menjadi rute tol laut di Papua, oleh karenanya pihaknya akan memprioritaskan pembangunan dermaga Burmeso.

“Jadi nanti lewat tol laut, barang dari surabaya langsung bisa masuk ke Mamberamo Raya,” ungkapnya

“Untuk itu prioritas kita pembangunan dermaga Burmeson, setelah itu lalu jembatan Membramo yang mana jembatan ini nantinya melintasi jalur pesisir, mulai dari Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen dan Nabire. Kita harapkan jalur itu bisa membela jalan memberamo raya,” sambungnya.

Terkait pembangunan bandara Welibrasi, Yosep berharap, agar pembangunan bandar udara ke daerah pegunungan bisa di arahkan ke Mamberamo yang mana dari Mamberamo, nantinya barang bisa disuplai ke daerah pegunungan tengah papua.

Yosep menambahkan, pembangunan ini membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga pihaknya tidak mampu jika mengunakan dana APBD saja, untuk itu pihaknya mengharapkan adanya bantuan dari APBN dan APBD Provinsi Papua.