Momentum Harlah ke-95, PCNU Banyumas Ajak Nahdliyin Bahu-membahu Lawan Pandemi

  • Whatsapp
Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Banyumas, H Sabar Munanto.

PURWOKERTO, hestek.id – Memaknai peringatan hari lahir (harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-95, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Banyumas, H Sabar Munanto mengajak nahdliyin untuk tetap berprasangka positif dan saling membantu saat pandemi Covid-19.

“Agama harus dijalankan untuk memberikan manfaat kepada sesama baik di lingkungan terdekat maupun bangsa dan negara,” katanya, Sabtu (30/1/2021).

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan tema harlah nasional tahun ini, ‘Menebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan’. Nahdliyin harus merasa terpanggil mengambil peran untuk bisa melewati masa sulit dalam pandemi Covid yang belum kunjung usai.

“Apa yang dimiliki dan punya, harta atau kedudukan harus memberikan manfaat dalam mengabdikan diri kepada masyarakat,” katanya.

Cara paling mudah yang bisa dilakukan yakni mulai dari memperhatikan keluarga atau tetangga terdekat. Baik itu yang terdampak langsung terkena Covid maupun terdampak perekonomiannya.

“Perhatikan kondisi kesehatan maupun ekonomi untuk saling peduli orang di sekitar kita. Mari bahu-membahu sebagai wahana kebaikan sehingga pandemi ini ada hikmahnya,” katanya.

Ia juga berharap nahdliyin untuk tetap berpikir positif dengan berprasangka baik dalam upaya melawan Covid-19.

“Terkait dengan pandemi yang belum selesai, pertama harus khusnudon, menyikapi dengan baik. Seperti, mematuhi aturan yang disampaikan para ahli,” katanya.

Menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu satu cara yang bisa dilakukan warga NU untuk menjaga diri, keluarga dan lingkungan sekitar.

Mulai dari rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Peringatan harlah NU yang biasanya penuh kemeriahan, pada tahun ini akan dilakukan secara sederhana.

“Kegiatan Harlah NU ke 95, puncaknya akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Akan ada Muhasabah untuk melihat lagi apa yang sudah dilakukan NU Banyumas,” katanya.

Baginya, untuk menyelesaikan pandemi ini bukan hanya urusan duniawi tetapi juga harus dengan pendekatan rohani.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Kita harus tetap berprasangka baik. Kita terima dengan penuh ikhlas, pandemi ini juga datang dari Allah. Sehingga tetap berhubungan dengan sang pencipta. Kalau ini tetap dilakukan, Insyaallah pada waktunya Allah sendiri yang akan mengangkatnya,” katanya. (Adv/Anas Masruri)

Pos terkait