Mudasir ‘Jateng di Becak Saja’, Ternyata Sahabat Masa Kecil Bupati Wing Chin

  • Whatsapp
Mudasir (57) sedang bersantai di 'rumahnya', Jumat (5/2/2021). (HESTEK.ID/Inung)

BANJARNEGARA, hestek.id – Mudasir (57), seorang pengayuh becak asal Banjarnegara yang viral karena menolak gerakan ‘Jateng di Rumah Saja’ ternyata adalah sahabat masa kecil Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono.

Mereka sama-sama pernah bersekolah di SD Negeri 2 Krandegan. Hal tersebut diungkapkan, @budhisarwono saat diwawancara oleh wartawan di rumah dinasnya, Sabtu (6/2/2021) malam.

Bacaan Lainnya

“Demi Allah, Demi Rasulullah, Dasir itu teman (sekolah, red) saya. Berteman dengan saya sudah lama, sering main ke rumah saya,” kata bupati yang karib disapa Wing Chin itu.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Wing Chin bercerita, teman kecilnya itu pernah memiliki rumah di RT 001 RW 003, Dusun Krenan, Kelurahan Semarang Kidul, Banjarnegara. Mudasir, kata Wing Chin, memiliki satu orang istri dan enam anak.

Wing Chin melanjutkan, kehidupan Mudasir jungkir balik saat istrinya meninggal dunia tujuh tahun lalu.

Sepeninggal istri, Wing Chin mendapat kabar Mudasir menjual rumah untuk usaha. Namun malang, rekan bisnisnya kabur begitu menerima uang modal dari hasil penjualan rumah Mudasir.

“Saya tidak tahu dia setelah itu berkelana kemana, sudah ga pernah ke rumah lagi, setelah saya pantau, ternyata dia kembali ke Banjarnegara,” katanya.

Melihat sahabat kecilnya tidur di becak tentu membuat hati Wing Chin iba. Namun rupanya dia memiliki cara sendiri dalam memberikan perhatian dan bantuan kepada Mudasir.

“Saya sering perintahkan orang-orang saya, tolong dikirim nasi, tolong dikirimi makanan, sering juga saya kasih duit untuk nyambung hidupnya,” ujarnya.

Tak hanya Mudasir, Wing Chin juga mengaku sering membantu para pedagang kecil di wilayah perkotaan. Pertolongannya itu dia lakukan lewat perantara ajudan.

“Saya beri perhatian tapi dari jauh, tidak langsung di depan, biar dia tetap semangat berusaha, khawatirnya nanti manja,” katanya.

Photo by Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono from Instagram.

Jateng di Rumah Saja

Wing Chin mengungkapkan, salah satu alasan mengapa dia tak menerapkan program ‘Jateng di Rumah Saja’ karena masih banyak warga Banjarnegara yang bernasib seperti Mudasir.

“Yang jadi masalah, aturan ‘Jateng di Rumah Saja’ kan masyarakat harus tetap di rumah, padahal masyarakat kita di Jawa Tengah masih banyak yang ngga punya rumah kok, kayak Pak Dasir itu kan tidurnya di becak,” katanya.

Wing Chin berharap, @ganjar_pranowo dapat maklum dengan pilihan yang dia ambil. Sebagai orang nomor satu di Banjarnegara, Wing Chin tidak pernah tutup mata terhadap realita bahwa angka kemiskinan masyarakat masih sangat tinggi.

“Jadi sebelum kita memutuskan sesuatu, mari kita lihat kenyataan yang ada dulu, tidak sramba uyah, belum pasti semua masyarakat jawa tengah punya rumah semua,” pungkasnya. (Inung/Iqbal Fahmi)

Pos terkait