Mudik, 11 Warga Tumanggal Langsung Diminta Tes di Balai Desa

  • Whatsapp
Satgas Covid-19 Kecamatan Pengadegan memantau proses rapid test antingen kepada 11 pemudik. HESTEK.ID/istimewa

PURBALINGGA, hestek.id – Sebelas warga Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Purbalingga diminta untuk menjalani rapid test antigen di balai desa setempat, kemarin. Hal ini dilakukan lantaran 11 orang tersebut merupakan perantau yang mencuri start mudik ke kampung halaman.

Dari data yang dihimpun hestek.id, mereka berasal dari beberapa wilayah. Lima orang datang dari Bogor, tiga dari Jakarta, dan tiga orang lain dari Palembang, Solo, dan Bekasi.

Bacaan Lainnya


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Kepala Puskesmas Pengadegan, Istomo Puji mengatakan, rapid antigen terhadap sebelas warga Desa Tumanggal yang diketahui pulang dari luar kota. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah mereka dalam kondisi sehat atau terinfeksi Covid-19.

“Wilayah Kecamatan Pengadegan merupakan zona hijau Covid-19. Oleh sebab itu dilakukan pemeriksaan warga yang pulang dari luar kota jangan sampai mereka menularkan virus ke wilayah Kecamatan Pengadegan,” kata dia.

Menurutnya, hasil pemeriksaan rapid antigen terhadap sebelas warga Desa Tumanggal menunjukkan bahwa mereka negative. Namun demikian, mereka masih harus melakukan karantina mandiri sampai beberapa hari kedepan.

Sementara itu, Kapolsek Pengadegan AKP Susilo mengatakan, pemeriksaan rapid antigen terhadap warga yang pulang dari luar kota sengaja dilakukan bersama instansi terkait.

“Kita pastikan bahwa seluruh warga yang pulang dari luar kota langsung mendapatkan pemeriksaan rapid antigen. Tidak ada yang menolak untuk diperiksa demi memastikan kondisinya,” kata kapolsek.

Kapolsek menambahkan, pihaknya bersama tim satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan tim PPKM Mikro di tingkat desa terus melakukan monitoring. Memantau perkembangan warga yang tetap mudik sehingga bisa dilakukan upaya penanganan. Khususnya mencegah penyebaran Covid-19.(hestek.id)

Pos terkait