Naik Kereta Api dari Purwokerto, Cukup Rapid Antibodi

  • Whatsapp
Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto, Agus Setiyono.

PURWOKERTO, HESTEK.ID-Sejak pandemi Covid-19 jumlah penumpang kereta api, berkurang drastis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 5 Purwokerto, bahkan mengalami penurunan penumpang sampai 77 persen.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Eko Budiyanto bilang, selain banyak yang membatasi diri untuk berpergian, PT KAI juga tidak mengaktifkan semua kereta dan tunduk pada kebijakan pembatasan 70 persen penumpang oleh pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini Daop 5 Purwokerto ditargetkan mengangkut 228 ribu, tapi cuma terealisasi 67 ribu penumpang saja,” ujarnya, saat memberikan siaran pers persiapan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020-2021, di Aula Zona 2 Stasiun Purwokerto, Jumat (18/12/2020).

Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto, Agus Setiyono mengatakan, untuk angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini Daop 5 Purwokerto siapkan 32 ribu tempat duduk saja. Soal persayaratan perjalanan, sementara Daop 5 masih mengacu aturan lama dan belum mewajibkan calon penumpang KA jarak jauh mengantongi surat hasil rapid antigen.

“Untuk persyaratan hasil rapid antibodi, kita masih menunggu pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk angkutan Natal dan Tahun baru kali ini, PT KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 179 armada. PT KAI Daop 5 juga menyiagakan 29 unit lokomotif, serta empat unit kereta penolong.

“Okupansi tiket baru 20 persen, jadi masih banyak tempat duduk tersisa. Berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya tiket sudah habis pada H-60, sekarang rata-rata penumpang baru beli tiket pada H-6,” katanya. (enq)

Pos terkait