Ngeri, Ada Teri Mengandung Formalin di Pasar Tumenggungan

  • Whatsapp
Petugas memeriksa bahan makanan yang diduga mengandung bahan-bahan berbahaya. HESTEK.ID/istimewa

KEBUMEN, hestek.id – Tim Jejaring Keamangan Pangan Terpadu (JKPT) Kebumen menemukan sejumlah bahan makanan yang berbahaya jika dikonsumsi publik. Satu yang paling mengerikan adalah kandungan formalin dalam komoditas teri.

Operasi pemantauan pangan yang diikuti Forkompimda Kebumen ini dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto. Salah satu tempat yang mereka pantau adalah Pasar Tumenggungan, Kebumen.

Tim Jejaring Keamanan Pangan Terpadu juga melakukan uji laborataorium cepat terhadap sejumlah produk makanan. Hasilnya, tim mendapati teri nasi positif mengandung formalin. Serta sejumlah buah dan sayuran mengandung pestisida.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Namun demikian, pada uji cepat produk makanan lainnya petugas tidak menemukan kandungan bahan kimia berbahaya. Seperti halnya pada baso kemasan, kolang kaling, kerupuk, sayuran, bawang merah, dan lain sebagainya.

Mengetahui hal itu, Arif Sugiyanto, meminta pemasok dan penjual produk tersebut agar tidak menjual produk mengandung bahan kimia berbahaya. Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri.

“Kami temukan teri mengandung formalin. Seperti kita ketahui, formalin adalah pengawet mayat. Kita masih sudah diberi makanan mengandung pengawet mayat?” kata dia.

Arif menjelaskan, teri mengandung formalin bukan dari Kebumen melainkan berasal dari Jawa Timur. Sedangkan sayuran yang mengandung pestisida, berasal dari Kabupaten Magelang.

Di pasar terbesar di Kabupaten Kebumen ini tim juga mendapatkan fakta bahwa sampai pertengahan Ramadan, harga kebutuhan pokok terbilang stabil.(hestek.id)

Pos terkait