Operasi Pencarian Korban Longsor Berakhir, Wabup Kebumen: 24 Rumah di Kalijering Bakal Segera Direlokasi

  • Whatsapp
Tim SAR Gabungan dan relawan, saat mengevakuasi korban meninggal tertimbun material longsoran di Desa Kalijering, beberapa waktu lalu. HESTEK/Istimewa

KEBUMEN. hestek.id – Setelah penutupan operasi pencarian dan evakuasi korban longsor di Desa Kalijering Kecamatan Padureso, Pemkab kebumen mewacanakan relokasi permukiman.

Melalui keterangan resmi, Wakil Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto mengatakan, proses selanjutnya yang akan dilakukan pemerintah daerah adalah merelokasi 24 rumah warga.

Bacaan Lainnya


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Biaya relokasi nantinya akan didukung oleh Kementrian Sosial RI,” kata Arif yang juga Bupati Kebumen terpilih itu, Senin (15/2/2021).

“Operasi pencarian ditutup, tetapi bagi BPBD dan Perkim LH Kebumen merupakan kegiatan awal untuk proses relokasi. Alhamdulilah Menteri Sosial sudah menyampaikan, siap membantu proses pembangunan relokasi rumah. Untuk nominal anggaran, tentu akan kita kordinasikan terlebih dahulu,” ujar Arif.

Arif mengimbau seluruh masyarakat di sekitar lokasi, untuk selalu waspada dan berhati hati mengingat curah hujan saat ini masih cukup tinggi.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kebumen menyebabkan sejumlah rumah tertimpa longsor di Desa Kalijering. Karena peristiwa itu, tiga orang warga meninggal dunia tertimbun material longsor. Selain itu, longsor juga mengakibatkan 90 jiwa terpaksa mengungsi.

Peristiwa ini mengundang perhatian berbagai pihak, termasuk Menteri Sosial Tri Rismaharini. Ia datang secara langsung ke lokasi pengungsian, guna memastikan kondisi para pengungsi.

Berbagai kebutuhan logistik hingga kebutuhan penunjang di lokasi pengungsian diberikan mantan Walikota Surabaya tersebut. Tak hanya itu, Risma juga memberikan santunan terhadap keluarga korban yang meninggal tertimbun material longsor. (M Hafied)

Pos terkait