Pakai APD, Petugas Pilkada Purbalingga Jemput Bola ke Rumah Pasien Covid-19

  • Whatsapp
Petugas KPPS Purbalingga sedang mengambil suara warga yang tengah menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

PURBALINGGA, HESTEK.ID- Ada yang berbeda dari gelaran pesta demokrasi Pilkada serentak di Kabupaten Purbalingga, Rabu (9/12/2020).

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Karanggambas, Kecamatan Padamara, harus jemput bola menyambangi rumah setiap warga yang tengah menjalani isolasi mandiri karena terpapar virus corona (Covid-19).

Didampingi dua saksi dan satu linmas, petugas KPPS menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap berjalan kaki keliling kampung.
Sekretariat PPS Desa Gambarsati, Warsito mengatakan, sedikitnya ada 43 warga yang smenjalani isolasi mandiri di rumah. Jumlah tersebut, lanjut Warsito, tersebar di delapan KPPS desa setempat.

“Kami terpaksa jemput bola untuk menghindari kontak dengan petugas dan warga lainnya,” katanya.

Petugas datang membawa kardus berisi surat suara dan logistik lain. Setelah memberikan sarung tangan kepada pasien, petugas menyerahkan surat suara dan paku.

Sembari menunggu pasien menyoblos pilihannya di dalam rumah, petugas menunggu di luar. Usai menyoblos, surat suara ditampung di kantung plastik hitam yang dibawa petugas. Sementara sarung tangan dan paku ditinggal di rumah pasien tanpa penetesan tinta di jari pasien.

Sebelum menyambangi rumah pasien lain, petugas berhazmat disemprot cairan disinfektan untuk antisipasi bilamana membawa virus dari pasien.

Untuk diketahui, Pilkada Purbalingga diramaikan oleh dua pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut satu, Muhammad Zulhan Fauzi didampingi oleh Zaini Makarim Supriyanto. Sementara nomor paslon nomor urut dua, diisi oleh petahana, Dyah Hayuning Pratiwi dan Sudono. (bal)

Pos terkait