Pembelajaran Tatap Muka di SMP N 1 Purbalingga Ditunda, Ternyata Ini Alasannya

  • Whatsapp
Picture from pexels @cottonbro

PURBALINGGA, hestek.id – SMP Negeri 1 Purbalingga, menunda kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang awalnya dijadwalkan dimulai, Senin (5/4/2021).

Kepala sekolah SMP N 1 Purbalingga, Runtut Pramono menjelaskan, kegiatan PTM ditunda sesuai arahan dan evaluasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga untuk melaksanakan Swab PCR kepada siswa dan guru di SMPN 1 .

Bacaan Lainnya

“PTM harus ditunda, karena menindaklanjuti arahan dari Satgas Covid-19 kabupaten untuk melaksanakan swab PCR terlebih dahulu,” katanya, Selasa (6/4/2021).

Kegiatan PTM baru bisa dilakukan, setelah hasil tes PCR dari 104 siswa dan 64 guru serta karyawan SMP N 1 keluar dan dinyatakan bebas Covid-19.

“Ini masih menunggu hasil swab PCR dari laboratorium. Insyaallah setelah semuanya terbukti negatif Covid-19, Rabu besok sudah langsung PTM,” kata dia.

Runtut optimistis, pelaksanaan PTM untuk kelas delapan nantinya akan berjalan dengan lancar dan tanpa kendala. Sekolah sudah mempersiapkan prosedur PTM sesuai standar protokol Covid-19 dari pusat, sejak jauh-jauh hari.

“Kami sudah menyiapkan prokes ketat terkait rencana penyelenggaraan PTM ini. Dari prosedur siswa masuk kelas dan pulang dari sekolah, penggunaan APD berupa masker dan face shield hingga tatacara pembelajaran nanti di kelas.” katanya.

Selain prosedur PTM di sekolah, pengelola memberikan penyuluhan kepada orang tua/wali. Siswa diperbolehkan ikut PTM di sekolah, setelah mendapat restu dari orang tuanya.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Siswa diperbolehkan mengikuti PTM setelah mendapat izin dari orang tuanya. Selain itu, orangtua juga harus bersedia menjemput siswa setelah kegiatan selesai. Dari rencana 110 siswa kelas delapan, 104 siswa dipastikan ikut PTM dan sisanya mengundurkan diri,” katanya. (Gilang)

Pos terkait