Penjaringan Calon Ketua KONI Banyumas Bermasalah, Musorkab Dipastikan Batal

  • Whatsapp
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Ketua Umum KONI Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyumas melakukan rapat, Selasa (3/2/2021). HESTEK/istimewa

PURWOKERTO, hestek.id – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyumas yang rencananya digelar Minggu (7/3/2021) dipastikan batal.

Pembatalan agenda ini dipicu oleh sederet polemik yang berbuntut pada bubarnya sembilan anggota Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bakal calon Ketua Umum KONI.

Bacaan Lainnya


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Anggota TPP kan sudah mengundurkan diri, jadi sudah selesai. Musorkab yang rencananya akan digelar 7 Maret batal,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar), Asis Kusumandani usai pertemuan panitia Musorkab dan Bupati Banyumas, Rabu (3/3/2021).

Walhasil, KONI Banyumas terancam berjalan tanpa nahkoda. Sebab, jabatan Ketua Umum KONI periode 2016-2021, Bambang Setiawan akan berakhir pada 9 Maret 2021.

“Setelah sembilan Maret, KONI Provinsi yang akan turun,” katanya.

Menurut Asis, tampuk kepemimpinan KONI Banyumas akan diambil alih oleh KONI Provinsi Jawa Tengah. Pemerintah kabupaten, kata Asisi, hanya berfungsi sebagai fasilitator. Sementara secara struktur organisasi, KONI kabupaten berada di bawah KONI Provinsi.

Pun dengan agenda pemilihan Ketum KONI Banyumas periode berikutnya juga akan menunggu arahan dari KONI Provinsi.

“Kemungkinan akan mengarah ke Musyawarah Organisasi Luar Biasa (Musorlub) Kabupaten, tapi semua masih menunggu arahan dari KONI provinsi,” jelasnya.

Asis menjelaskan, apabila mekanisme Musorlub digelar, maka seluruh rangkaian yang telah dilaksanakan juga akan diulang kembali. Termasuk tahap pencalonan ketua umum yang saat ini seperti ‘benang kusut’ dan menjadi sorotan banyak pihak.

“Seperti halnya Rakerkab juga akan diulang. Karena dalam rakerkab ini kan nantinya yang membahas pembentukan panitia, tata cara penjaringan dan penyaringan,” katanya. (Anas Masruri)

Pos terkait