Penyuluhan BNNK Banyumas Terhambat Pandemi

  • Whatsapp
BNNK Banyumas

BANYUMAS, hestek.id-Pandemi Covid-19 membuat penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas tidak optimal.

Kepala BNNK Banayumas Agus Untoro mengakui, penyuluhan akan lebih efektif jika dilakukan secara tatap muka. Meski tidak dilarang, tetapi kegiatan penyuluhan dan sosialisasi secara langsung sepanjang tahun ini sangat terbatas.

Bacaan Lainnya

“Idealnya sosialisasi tatap muka. Tapi karena pandemi Covid-19, kegiatan itu sangat dibatasi,” katanya.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kegiatan sosialisasi yang bisa dilakukan juga jauh berkurang. Pada tahun 2018 diadakan 251 kali, 2019 diadakan 263 kali, dan tahun 2020 ini hanya memungkinkan diadakan 81 kali.

“Tahun ini kita tetap melampaui target untuk penanganan kasus, sedikitnya ada empat berkas yang sudah P21 dengan barang bukti sekitar 50 gram sabu-sabu. Tahun ini, BNNK Banyumas berhasil merehabilitasi 56 orang,” katanya. (enq)

Pos terkait