Pesawat Kemenhub Mendarat di Bandara Jenderal Sudirman, Mudik Lebaran Beroperasi untuk Komersil

  • Whatsapp
Pesawat King Air 200 Series PK-CAN yang berkapsitas 20 orang melakukan pendaratan di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Minggu (31/1/2021) pagi pukul 09.43 WIB. (HESTEK.ID/Dok Humas Pemkab Purbalingga)

PURBALINGGA, hestek.id – Pesawat King Air 200 Series PK-CAN yang berkapsitas 20 orang melakukan pendaratan di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Minggu (31/1/2021) pagi pukul 09.43 WIB.

Pesawat membawa rombongan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara (Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dalam surveillance flight atau penerbangan pengawasan. Rombongan diterima langsung oleh Danlanud JBS, Letkol Nav Marino Adam Darmawan.

Bacaan Lainnya

“Tujuan kami melaksanakan kegiatan hari ini adalah untuk melaksanakan validasi dan verifikasi pembangunan bandara Soedirman,’ Kata Dirjen Hubud Kemenhub RI, Novie Riyanto Rahardjo kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Minggu (31/1/2021).

Pesawat King Air 200 Series PK-CAN yang berkapsitas 20 orang melakukan pendaratan di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Minggu (31/1/2021) pagi pukul 09.43 WIB. (HESTEK.ID/Dok Humas Pemkab Purbalingga)

Novie menuturkan, dia ingin melihat secara langsung progress pembangunan hingga rencana operasional bandara yang rencananya akan dimulai pada musim mudik lebaran tahun ini.

Rencananya, lanjut Novie, Bandara JB Soedirman akan menjadi konektivitas demi mempermudah akses.

“Semuanya akan kami percepat agar dapat dimanfaatkan masyarakat luas,“ katanya

Sementara Direktur Enginering PT Angkasa Pura II, Agus Wialdi menjelaskan tahapan pembangunan yang sudah dilakukan.

Tahap IA pengerjaan sisi udara meliputi runway, taxy way, appron dan prasarana parkir. Pengembangan appron Tahap I : 100m x 67m, Tahap II : 140m x 82m serta Tahap III : 185m x 82m.

“Progres fisik pekan 82 yaitu realisasi 83 persen. Rencana di Februari 2021 akan kami selesaikan, Pembangunan runway sudah selesai, pekerjaan akses masih ada 14 persen. Kami akan percepat pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai dengan target Februari 2021,” jelasnya.

Foto udara Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga. (HESTEK.ID/istimewa)

Seperti pernah diberitakan hestek.id, pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman Soedirman hingga 11 Januari 2021 sudah mencapai 83,84 persen.

Direncanakan pada lebaran tahun ini bandara tersebut sudah mulai beroperasi. Saat ini yang mendesak untuk dibangun  adalah ruang tunggu sementara untuk mendukung operasional bandara. (Varo)

Pos terkait