MAKASSAR,HESTEK.id – Mangkraknya pembangunan Asrama Puteri (aspuri) Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS) menuai polemik. 

Beberapa kader organisasi tersebut meminta pemerintah daerah Sinjai memberikan perhatian khusus terkait aset daerah ini.

Pasalnya, pembangunan Aspuri tersebut harusnya rampung pada akhir tahun kemarin. Namun, pada kenyataannya pembangunannya belum rampung sampai saat ini.

“Kami mensinyalir ada kerugian daerah yang merugikan kita semua”. Ungkap Wahyu Pandawa.

Bagi kader HIPPMAS UNM ini, aspuri HIPPMAS diperuntukkan sebagai penunjang bagi pelajar dan mahasiswa Sinjai dalam menempuh pendidikannya.

“Aspuri itu sarana penunjang bagi pelajar dan mahasiswa yang kurang mampu dalam menempuh pendidikannya. Lantas kalau itu bermasalah, ku pikir pemerintah perlu mengambil langkah dan perhatian khusus.” Tegasnya.

Lanjutnya, pihak – pihak yang terlibat dalam proses awal pembangunan harus bertanggungjawab atas mangkraknya pembangunan tersebut.

“Mangkraknya pembangunan itu merugikan ribuan pelajar dan mahasiswi Sinjai secara umum dan organisasi HIPPMAS secara khusus.” Tutup Wahyu.*