PPKM Mikro di Banyumas, Mall dan Wisata Dibuka, Desa hingga RT Diperketat

  • Whatsapp
Bupati Banyumas, Achmad Husein, di Pendapa Sipanji, Jumat (5/2/2021). (HESTEK.ID/Anas Masruri)

PURWOKERTO, hestek.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan program pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 22 Februari mendatang. Program jilid tiga ini dikemas dengan nama baru, PPKM Mikro, dengan pengetatan hingga tingkat Desa dan RT/RW.

“PPKM itu yang lama tetap dilanjutkan, tapi dengan ada intensifikasi sampai tingkat desa atau keluarahan dan RT/RW,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Senin (8/2/2021).

Bacaan Lainnya

Berbeda dengan sebelumnya, dalam PPKM Mikro jam buka restoran dan mall dimundurkan hingga pukul 21.00 WIB. Begitu juga dengan sektor pariwisata yang sudah bisa kembali dibuka dengan pembatasan kapasitas.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Restoran sampai 9 malam begitu juga mall. Pariwisata dibuka tetapi dibatasi kapasitasnya. Detail poinnya lainnya masih banyak,” katanya.

Husein menyebut, kelonggaran ini bermaksud untuk kembali menghidupkan sektor perekonomian masyarakat. Meski ada perubahan, Husein mengaku, pada dasarnya Banyumas sudah melaksanakan program terbaru ini sejak awal.

“Teknisnya, skala mikro itu ada pos komando tingkat kabupaten, kecamatan, desa, RT dan RW. Ini ada biayanya dari Dana Desa (DD),” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Satgas yang ada di desa akan melakukan pelacakan dan pendatan zona penyebaran Covid-19 hingga tingkat RT. Mulai dari zona merah, kuning, oranye.

“Mereka akan melakukan pelacakan, pertama mendata dulu. Bagi RT yang merah, apa yang dilakukan ada tata caranya. Pelacakan sama seperti yang kita lakukan dengan rapid test antigen,” katanya.

Bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala, akan dibawa ke rumah sakit. Namun, bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala, akan diminta menjalani karantina mandiri atau karantina terpusat milik Pemkab Banyumas. (Anas Masruri)

Pos terkait