PPKM Purbalingga Jilid 2, Aparat Harus Menjadi Contoh

  • Whatsapp
Konsultan komunikasi dan Motivator Nasional, Dr Aqua Dwipayana, dihadirkan untuk menjadi narasumber sharing komunikasi dan motivasi di Aula Makodim 0702/Purbalingga, Rabu (27/1/2021).HESTEK/Vandi

PURBALINGGA, hestek.id – Konsultan komunikasi dan Motivator Nasional, Dr Aqua Dwipayana berharap, aparat TNI memberikan keteladanan melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu, anggota TNI juga dituntut menunjukan kinerja terbaik, untuk membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19.

“TNI harus tetap bersemangat dan menunjukan kinerja terbaik! Paling penting aparat memberikan contoh bagaimana membantu menekan penyebaran virus corana,” katanya, saat menjadi narasumber sharing komunikasi dan motivasi di Aula Makodim, Rabu (27/1/2021).

Bacaan Lainnya

Sinergitas dan koordinasi antara pemangku kepentingan di daerah, jadi kunci suksesnya program-program pemerintah dalam penanganan Covid-19 di daerah. Dia menilai, kebijakan pemerintah perlu menimbang kearifan lokal.

“Saya melihat pemerintah sudah berusaha melakukan yang terbaik, tidak hanya kearifan pemerintah pusat tapi pemerintah daerah juga harus berani mengambil kebijakan strategis yang tidak bertentangan dengan pusat,” katanya.

Pimpinan daerah, idealnya menjadi orang yang paling mengetahui kondisi daerahnya. Sehingga harus mampu menerjemahkan kebijakan untuk diterapkan di daerahnya, dan mampu memberikan keteladanan agar wabah ini cepat bisa dilewati.

Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Decky Zulhas mengaku, akan terus berjuang untuk mengurangi dan memutus mata rantai angka pertumbuhan kasus Covid-19 di Purbalingga.

Pihaknya akan terus melaksanakan sosialisasi, penyuluhan dan patroli, agar masyarakat tertib menerapkan 3 M, mengenakan masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan.

“Kita akan terus mendukung program pemerintah dan ikut tampil bersama komponen masyarakat lainnya, untuk menghambat penyebaran Covid-19 ini,” katanya

Terkait program pembatasan yang diterapkan dalam PPKM Jilid 2, diakuinya Purbalingga tidak bisa menutup diri dari pergerakan masyarakat.

“Kami menyepakati agar penyebaran Covid-19 ini tidak terlalu marak, kita berdoa agar angka penyebaran semakin hari semakin menurun,” katanya. (Vandi Romadhon)

Pos terkait