Program Kota Tanpa Kumuh Sasar 15 Kelurahan di Banyumas

  • Whatsapp
launching kegiatan Cash For Work/Padat Karya Tunai Program Kotaku Tahun Anggaran 2021 di Pendopo Sipanji, Purwokerto. HESTEK/istimewa

PURWOKERTO, hestek.id – Bupati Banyumas dan Anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra Novita Wijayanti SE MM yang diwakili tim Novita Center dan Anggota DPRD Kabupaten Fraksi Gerindra melaunching program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun Anggaran 2021 di Pendopo Sipanji, Purwokerto, kemarin.

Anggota Dewan dari Dapil Banyumas-Cilacap akan mengawal Program dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini. Sebanyak 15 kelurahan yang ada di Kabupaten Banyumas akan menjadi sasaran penataan wilayah.

“Ibu Novita melalui komisinya yang bermitra dengan PUPR menjadikan program ini prioritasnya dalam upaya mempercepat penanganan permukiman kumuh di Purwokerto,” kata Perwakilan dari Tim Novita Center, Bobby Listyo Widjatmoko.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Program Kotaku ini membangun sistem, memfasilitasi pemerintah daerah, dan memfasilitasi komunitas (berbasis komunitas). Program Kotaku akan menangani kawasan kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

“Di Tahun Anggaran 2021 ini turun di 15 kelurahan yang tersebar merata di Kota Purwokerto. Tahap pendataan perencanaan dilakukan secara partisipatif melibatkan masyarakat,” katanya.

Pelibatan masyarakat ini melalui Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat (BKM/LKM). Sedangkan pelaksanaan penataan wilayahnya dilakukan melalui kegiatan padat karya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengapresiasi program Kotaku. Ia juga siap untuk mengawal program tersebut sehingga bisa tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan masyarakat segera.

“Terimakasih ini sangat bermanfaat, Alhamdulillah. Program ini bagus dan perlu ada kelanjutannya. Kami dari Pemkab akan bertanggungjawab mengawal bantuan ini,” katanya. (hestek.id)

Pos terkait