PSBB Dimulai 11 Januari, Bupati Banyumas: Segera Kita Persiapkan

  • Whatsapp

PURWOKERTO, hestek.id-Pemerintah akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Banyumas Raya, mulai 11 hingga 25 Januari mendatang.

Artinya bukan cuma wilayah Kabupaten Banyumas saja, tetapi juga untuk Kabupaten Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen.

Bacaan Lainnya

“Itu sudah pasti, karena sudah menjadi keputusan pemerintah pusat,” kata Bupati Banyumas, Achmad Husein, Rabu (6/1/2021).

Padahal, angka Covid-19 di Kabupaten Banyumas sudah sedikit menurun. Tetapi rupanya pemerintah pusat tetap menetapkan wilayah Banyumas Raya, harus PSBB.

Untuk mempersiapkannya, bupati akan segera rapat dengan seluruh stakeholder terkait.

“Jumat atau Sabtu, kita akan rapat untuk membahas detailnya,” katanya.

Wacana ini juga telah diposting bupati di akun Instagram-nya @ir_achmadhusein dan langsung mendapat banyak respon dari warganya.

Sehari 3 Orang Meninggal
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Banyumas, hingga saat ini tercatat sebanyak 5.070 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Rinciannya, sebanyak 4.318 orang sembuh, kemudian 231 orang meninggal dunia dan 521 orang masih dalam perawatan, baik di rumah sakit maupun karantina mandiri.

“Tren penyebaran Covid-19 di Banyumas sebenarnya mulai melandai, sekarang sudah turun ke zona oranye,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, Sadiyanto.

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 juga telah membaik di atas 80 persen, dibanding sebelumnya yang hanya 60 persen.

Namun demikian, angka kematian akibat Covid-19 di Banyumas berada di atas rata-rata kasus di tingkat Provinsi Jateng dan nasional.

“Bulan Januari saja sampai tanggal 5 ada 15 orang yang meninggal akibat Covid-19, rata-rata tiga orang per hari meninggal. Angka kematian sekarang 4,6, di atas provinsi yang berada di angka 4 dan nasional 3 koma sekian,” jelas Sadiyanto.(ans/enq)

Pos terkait