RS Margono Soekarjo Purwokerto, Hadirkan Layanan Gratis Antar Obat

  • Whatsapp
Loket pelayanan pengantaran obat di RSMS Purwokerto. HESTEK/Istimewa

PURWOKERTO, hestek.id – Pada masa pandemi Covid-19, RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan beberapa adaptasi. Satu di antaranya adalah dengan meluncurkan terobosan pelayanan farmasi dengan layanan antar obat gratis.

Nurrekta Yuristrianti, DCN., M.Kes, Wakil Direktur Penunjang dan Pendidikan RSUD Margono Soekarjo Purwokerto mengatakan, layanan gratis antar obat dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien.

Bacaan Lainnya

Pelayanannya juga mudah, cepat, tepat dan memuaskan, dengan tetap menjaga mutu pelayanan serta mengutamakan keselamatan pasien.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Saat ini rata-rata kunjungan pasien rawat jalan di RSMS, berkisar 1.000 pasien setiap hari. Pelayanan obat di apotek rawat jalan, menjadi muara akhir dari serangkaian pelayanan. Mulai dari pendaftaran, klinik, laboratorium, radiologi atau penunjang lainnya.

Layanan Gratis Antar Obat

dr Nanik Harjanti, MM, Kepala Bidang Penunjang Medis mengatakan, dengan adanya layanan ini akan mengurangi waktu tunggu pasien berada di rumah sakit, khususnya di Instalasi Farmasi.

“Pasien bisa beristirahat dan menunggu obat dengan nyaman di rumah,” ujarnya.

Sebetulnya kata dia, pelayanan tersebut mengadaptasi layanan yang memang sudah ada di RSUD Margono. Tetapi sebelumnya, pengantaran obat hanya melayani pasien dengan radius 15 kilometer dari rumah sakit.

“Sejak Januari 2021, layanan ini kita perluas untuk semua pasien, tanpa melihat jarak dan lokasi. Mayoritas pengguna layanan masih di wilayah Jawa Tengah, tetapi ada juga beberapa pasien dari wilayah Jawa Barat yang berbatasan dengan wilayah kita,” katanya.

Untuk mendukung layanan gratis antar obat, RSMS bekerjasama dengan salah satu penyedia jasa pengiriman barang yang sudah punya jaringan luas di Indonesia. Cukup dengan menginformasikan nama, alamat jelas dan nomor HP yang bisa dihubungi, serta kesediaan pasien agar obat bisa diantarkan.

“Estimasi waktu pengantaran satu hari untuk wilayah Banyumas dan maksimal tiga hari untuk luar Banyumas seperti Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Tasikmalaya dll,” katanya.

Untuk memanfaatkan layanan gratis antar obat, pasien yang datang ke rumah sakit akan diperiksa kondisi terkininya, kemudian apoteker akan memberikan edukasi terkait obat yang diresepkan oleh dokter.

Selanjutnya pasien ke Instalasi Farmasi dan mendaftarkan informasi di loket Hantaran Obat yang ada di RSMS Purwokerto.

“Layanan antar obat ini sepenuhnya gratis, dan tentu saja yang diantar bukan untuk obat jenis narkotika dan psikotropika,” ujar dr Nanik.

Pujianto (45), keluarga pasien pengguna jasa gratis antar obat asal Desa Sukamulyo Rowokele, Kebumen mengaku, sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. Dia tak perlu lagi mengantre, saat mengambil obat.

“Ini sudah bagus layanannya, habis kontrol bisa langsung pulang tanpa harus antre lagi untuk ambil obatnya,” katanya.

Dia yang mengantar ibunya yang menderita sakit jantung mengaku, perjalanan dua jam lebih dari Kebumen ke Purwokerto cukup melelahkan. Terutama bagi ibunya yang sakit dan renta, kondisi fisiknya tentu sudah menurun.

“Sekarang tidak perlu khawatir lagi untuk antre berjam-jam, karena ibu saya bisa cepat istarahat, dan obat datang ke rumah. Lebih aman dari kerumunan antrean, tidak perlu mbayar ongkos pengiriman juga,” katanya.(*)

Pos terkait