Rumah Arifin Elyas, Korban Sriwijaya Air SJ182 Asal Kebumen Lengang

  • Whatsapp
Tampak depan rumah Arifin Elyas, di Desa Ampih, Kecamatan Buluspesatren, Kebumen. Hestek/ Hafied

KEBUMEN hestek.id-Kediaman Arifin Elyas (27), satu dari korban pesawat Sriwiaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, tampak lengang. Tak nampak kesibukan di rumah bercat putih beralamat di RT 02/02 Desa Ampih, Kecamatan Buluspesatren, Kebumen itu, Minggu (10/1/2021).


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Ketua RT setempat, Sulistiyo menyampaikan, keramaian sempat terlihat pada malam hari pasca tersiar kabar pesawat Sriwiaya Air SJ182 rute penerbangan Jakarta-Pontianak yang ditumpangi Arifin Elyas, jatuh pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB.

Bacaan Lainnya

“Semalam pada kumpul di depan rumah, karena kedatangan teman-teman dan kerabat,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Kebumen turut jadi korban pesawat Sriwijaya Air. Arifin Elyas merupakan seorang karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan alat berat yang sedang ditugaskan ke wilayah Pontianak, Kalimantan Barat.

Nahas pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang ditumpanginya, hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Pesawat kemudian dinyatakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang di kedalaman 20-23 meter. Pesawat tua itu membawa sebanyak 62 orang perumpang berikut para awak pesawat.

Informasi yang dihimpun, saat ini keluarga telah dijemput pihak perusahaan menuju ke posko koordinasi pencarian pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak, di International Container Terminal (JICT) 2 Jakarta. Mereka dihadirkan untuk memastikan keberadan dan keselamatan anggota keluarganya, Arifin Elyas. (Hafied)

Pos terkait