Sah! Tiwi Menang, Oji Pulang

  • Whatsapp
Calon Bupati Terpilih, Dyah Hayuning Pratiwi menerima surat penetapan dari Ketua KPU Purbalingga Eko Setyawan di aula kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Jumat (22/01/2021). (HESTEK.ID/Istimewa)

PURBALINGGA, hestek.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Dyah Hayuning Pratiwi – Sudono ditetapkan sebagai paslon terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Purbalingga 2020.

Penetapan paslon Tiwi – Dono dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang digelar di aula kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga, Jumat (22/01/2021).

Bacaan Lainnya

Tiwi sang petahana hadir seorang diri tanpa didampingi oleh wabup terpilih, Sudono. Sementara paslon nomor urut 01 diwakili oleh Zaini Makarim Supriyatno.

Rapat pleno penetapan ini mendasari surat dari Mahkamah Konstitusi RI nomor 165/Pan.MK/01/2021 tanggal 20 Januari 2021 dan surat KPU  RI nomor 60/PI.02.7-SD/03/KPU/I/2021 tanggal 20 Januari 2021.

“Maka hari ini paslon nomor 02 kita tetapkan sebagai pemenang, dan akan kita ajukan kepada DPRD Purbalingga, yang selanjutnya untuk di proses pelantikannya,” kata Ketua KPU Purbalingga Eko Setyawan.

Eko berpesan, setelah hiruk-pikuk Pilkada yang menguras energi, saatnya masyarakat Purbalingga melangkah maju. Lupakan segala poliarisasi yang sempat terjadi, dan saling mendukung untuk pembangunan.

Usai acara penetapan, Tiwi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Termasuk kepada masyarakat Purbalingga yang memberi amanah kepada dirinya san Sudono untuk memimpin Kota Perwira.

“Terima kasih untuk masyarakat Purbalingga yang telah ikut mensukseskan Pilkada, kemenangan ini untuk masyarakat juga,” kata Tiwi.

Dia juga mengapresiasi kepada penyelenggara pemilu, baik itu KPU, Bawaslu, aparat keamanan dan semua pihak terkait. Berkat kerja keras seluruh pihak, Pilkada dapat dilaksanakan meskipun di tengah kepungan pandemi Covid-19.

“Saya apresiasi juga kepada pihak-pihak yang turut menyukseskan Pilkada. KPU, Bawaslu, Kepolisian, TNI, Danlanud, Kejaksaan, tim pemenangan, parpol pendukung, relawan, dan sebagainya. Pilkada berjalan lancar, bahkan tingkat partisipasi masyarakat meningkat,” ujarnya.

Setelah ditetapkan, kini Tiwi tinggal menunggu waktu pelantikan. Sebagai bupati terpilih, nantinya akan menjalankan tugas semaksimal mungkin. Tentunya, beragam program kerja untuk memajukan Kota Perwira telah dirancang.

“Saya tentu tidak bisa sendirian, mari membangun Purbalingga bersama. Saya berdoa dan berusaha untuk tetap bisa amanah dan Istikomah,” ujarnya.

Calon Bupati Terpilih, Dyah Hayuning Pratiwi berjabat tangan dengan Zaini Makarim Supriyatno, usai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Purbalingga, di Aula KPU Purbalingga, Jumat (22/01/2021). (HESTEK.ID/Istimewa)

Seperti diberitakan sebelumnya, calon bupati nomor urut 01, Muhammad Sulhan Fauzi tidak hadir dalam rapat pleno. Pria yang akrab disapa Oji ini sudah kembali ke ibu kota setelah kalah perolehan suara dari petahana.

“Besok ya (pleno, red), saya sedang di Jakarta ada bisnis kemungkinan ga bisa datang,” katanya melalui sambungan telefon.

Oji menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Tiwi-Dono yang sesuai dengan hasil rekap di KPU berhasil mengunggulinya.

Dia berharap Tiwi-Dono dapat melaksanakan amanah dengan baik dan mampu menyelesaikan persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat Purbalingga.

“Saya ucapkan selamat kepada pasangan Tiwi –Dono semoga amanah dan dapat mengentaskan persoalan dasar di Purbalinga yaitu kemiskinan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU Purbalingga telah menyelesaikan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, Selasa (15/12/2020).

Hasil akhir rekapitulasi memenangkan paslon nomor urut 02 Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono) dengan perolehan 288.741 suara atau 54,74 persen. Sementara penantangnya, paslon nomor urut 01, Muhammad Zulhan Fauzi-Zaini Makarim Supriyatno (Oji-Jeni) terpaut tipis dengan perolehan 238.735 suara atau 45,26 persen. (Iqbal Fahmi/Vandi Romadhon)

Pos terkait