Satgas Covid-19 Tak Anjurkan Pemakaian Tali Masker, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Ilustrasi masker. HESTEK/Dedy

PURWOKERTO, hestek.id – Satgas Penanganan Covid-19, tak menganjurkan pemakaian tali masker karena berpotensi menyebarkan virus.

dr Dhian Shinto, dokter umum di Dhi Home Care Teluk Purwokerto, membenarkan hal tersebut. Menurutnya persoalannya bukan pada talinya melainkan pada logika pengunaannya.

Bacaan Lainnya

“Masker yang menggantung di leher itu yang berpotensi terpapar virus. Jadi bukan talinya,” ujarnya, Senin (22/2/2021).

Idealnya kata dia, masker yang sesekali terpaksa dilepas karena aktivitas seperti makan atau minum itu ditaruh di tempat yang bersih dan tertutup.

“Kalau dilepas dan dibiarkan tergantung dengan pengait, bisa saja bagian dalam masker terkena baju yang ada virusnya. Padahal idealnya, bagian masker itu tidak boleh kontak dengan apa pun agar tetap steril,” katanya.

dr Dhian menganjurkan, jika memang terpaksa melepas masker sebaiknya dimasukkan ke kantong khusus atau kemasan yang terjamin kebersihannya.

Sebagaimana dimuat suara.com, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K. Ginting, Sp.P (K)., menjelaskan bahwa bagian luar masker berfungsi untuk menyaring virus, bakteri, juga kuman agar tidak masuk ke saluran napas. Sementara, bagian dalam masker menghambat droplet dari mulut yang keluar saat bicara.

Sering menaik-turunkan masker juga tidak anjurkan. Dokter Alex menambahkan, ketika jari menyentuh bagian luar masker untuk menurunkannya, maka kemungkinan tangan juga jadi berisiko terpapar.

Menggantungkan masker juga berpotensi menyebabkan bagian dalam masker terekspos area luar yang mungkin juga menempel di bagian leher. (Dedy)

Pos terkait