Satu Komorbid Meninggal, Tes Antigen Massal Dilanjutkan Senin Depan

  • Whatsapp
Petugas mengambil sampel saat tes rapid antigen massal di Banyumas. Hestek/Dedy

PURWOKERTO, hestek.id – Satu orang lanjut usia (lansia) di Kecamatan Kembaran meninggal dunia. Ia menjadi salah satu dari 48 orang yang dikonfirmasi positif Covid-19 saat tes rapid antigen massal, Selasa (19/1/2021).


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Iya ada satu yang meninggal di wilayah Puskesmas Kembaran 1. Kalau tidak salah, satu hari yang lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, pelaksanaan rapid tes antigen masal untuk orang yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) dan lansia akan kembali dilakukan, Senin (25/1/2021) depan.

Rapid tes massal ini, kata Sadiyanto, akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap kedua, pihaknya akan menyasar komorbid di 40 desa yang ada di Banyumas untuk di tes rapid.

“Dilakukan bertahap karena pertimbangan laboratorium, jadi hari Senin untuk 40 desa dulu,” katanya, Jumat (22/1/2021).

Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein mengatakan, pihaknya memang tengah fokus untuk mengurangi angka kematian akibat Covid-19 di Banyumas. Dia menilai, komorbid merupakan kelompok paling besar menyumbang angka kematian.

Untuk itu, dia akan melakukan tracing bagi komorbid yang diperkirakan mencapai 16.000 orang di Kabupaten Banyumas.

“Kalau yang meninggal kemarin memang karena ada penyakit dan usianya sudah sepuh, sekira 50-60 tahunan,” katanya.

Sebelumnya, sebanyak 3.544 lansia di 80 desa telah menjalani tes rapid antigen massal secara serentak. Sedikitnya 48 lansia di Kabupaten Banyumas terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari jumlah tersebut, 3.496 orang hasilnya negatif Covid-19 dan 48 orang positif,” katanya, Selasa (19/1/2021). (Anas Masruri)

Pos terkait