Satu Tahun Jalan Raya Sumbang Rusak, Pemerintah Cuma PHP!

  • Whatsapp
Angkutan truk tambang pasir melintasi Jalan Raya Sumbang yang rusak parah, Sabtu (30/1/2021). (HESTEK.ID/Gilang Grahita)

BANYUMAS, hestek.id – Rusaknya Jalan Raya Sumbang membuat para pengendara dan masyarakat setempat jengah. Pasalnya, pemerintah seakan abai, membiarkan jalanan rusak sejak setahun terakhir.

Kepala Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Sunar Suchedi menjelaskan, pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas. Dari surat itu, pemerintah menjanjikan perbaikan jalan dilakukan di awal tahun 2020.

Bacaan Lainnya

“Tapi sampai sekarang belum terealisasi, mungkin anggaran difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19 dulu,” katanya.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

Selain kendaraan berat, Sunar menuturkan, kerusakan jalan terjadi akibat tidak adanya fasilitas drainase di bahu jalan.

“Banyak warga yang mengeluh akibat kerusakan jalan. Beberapa mengalami kecelakaan atau terguling karena kondisi jalan yang ekstrim,” kata Sunar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Banyumas, Irawadi mengatakan, proyek perbaikan Jalan Raya Sumbang dan Baturraden Timur diperkirakan menyedot anggaran Rp 3 miliar.

“Targetnya tahun ini berjalan, semoga saja si akhir tahun sudah selesai lah proses perbaikanya,” kata pemilik akun Instagram @irawadices itu.

Disinggung terkait aktifitas penambangan di area tersebut, @dpubanyumas masih berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

“Pengawasan pertambangan kan bukan di tangan Pemkab Banyumas, itu berada di tingkat provinsi. Kami sedang inventarisir jalan mana saja yang terdampak kegiatan penambangan,” katanya.

Usai melakukan pendataan, Pemkab akan berdiskusi dengan Pemprov untuk mencari solusinya.

“Nanti kami diskusikan bagaimana kompensasi penambang terhadap lingkungan sekitar tambang, khususnya jalan. Sebelumnya kami merasa kesulitan karena seberapa jauh kewajiban penambang memang bukan di ranah kami, tapi di provinsi,” pungkasnya.

Seperti dibertakan sebelumnya, Jalan Raya Sumbang penghubung Desa Sikapat dan Desa Limpakuwus rusak parah. Lapisan aspal mengelupas sempurna, menyisakan bebatuan persis seperti sungai yang kering di musim kemarau.

Warga menduga, kerusakan jalan di Sumbang karena aktifitas tambang. Truk bermuatan berat membuat jalan aspal rusak parah. (CR-2)

Pos terkait