Seluruh Pasar di Banyumas, Hanya Diperbolehkan Buka Sampai Jam 1 Siang

  • Whatsapp
Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein, saat meninjau Pasar Sokaraja, beberapa waktu lalu. HESTEK/Anas Masruri

PURWOKERTO, hestek.id – Seluruh pasar yang ada di Kabupaten Banyumas, tidak akan ditutup total selama program Gerakan Jawa Tengah di Rumah Saja, 6-7 Februari mendatang.

Hanya saja, aktifitas jual-beli di pasar akan dibatasi jumlah pengunjung maupun jam operasionalnya.

Bacaan Lainnya

Bupati Banyumas, Achmad Husein menjelaskan, untuk kapasitas pengunjung pasar akan dibatasi agar tidak berjubel dan menimbulkan kerumunan.

“Nanti ada petugas yang mengatur, kalau pengunjung sudah penuh tunggu di luar. Jadi nanti gantian masuk pasar,” katanya.

Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Sarikin mengatakan, tidak hanya jumlah pengunjung, jam buka pasar juga dibatasi.

“Pada 6-7 Februari nanti, kita batasi waktunya (jam operasional pasar, red) dari jam 1 malam sampai jam 1 siang. setelah itu, tidak diperbolehkan,” katanya.

Sedangkan untuk pedagang yang biasa beraktifitas di pasar, tetap bisa berjualan tidak ada pengurangan jumlah. Namun, harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Hari ini kita langsung undang seluruh kepala pasar untuk mempersiapkan,” katanya.

Begitu juga dengan pertokoan di kompleks pasar seperti di Pasar Wage, katanya, tetap diperbolehkan buka dengan mengikuti aturan. Baik soal pengunjung pasar, waktu operasional, dan penerapan protokol kesehatan. (Anas Masruri)

Pos terkait