Seorang Pasien Covid-19 di Tangerang Nekat Mudik ke Purbalingga Bawa Jenazah Istrinya

  • Whatsapp
Tim Gugus Tugas Covid 19 Desa Tajug, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga menyemprot disinfektan di sekitar lingkungan rumah MK, Minggu (17/1/2021). (HESTEK.ID/Dok Desa Tajug)

PURBALINGGA, hestek.id- Seorang pasien Covid-19 dari Tangerang nekat mudik ke kampung halaman di Desa Tajug, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, Jumat (15/1/2021) lalu.

Kepala Desa Tajug, Kuswoyo membenarkan kabar tersebut. Saat dikonfirmasi hestek.id, Rabu (20/1/2021), Kusoyo mengatakan, hasil Rapid Test Antigen pasien berinisial MK (62) diketahui sehari setelah kepulangannya di kampung halaman.

Bacaan Lainnya

Kuswoyo menjelaskan, MK merupakan warga asli Desa Tajug. MK sebelumnya berangkat ke Tangerang untuk mengantar istrinya yang sakit.


Cari Informasi Viral Di Kolom Pencarian

“Jadi anaknya MK ada yang kerja di rumah sakit di sana (Tangerang, red), dan istrinya mau dirawat di sana, jadi MK ikut mengantar,” kata Kuswoyo melalui sambungan telefon.

Karena gejalanya menyerupai Covid-19, maka MK dan istrinya menjalani tes Antigen di rumah sakit Tangerang. Namun sebelum hasil Antigen keluar, istri MK meninggal dunia. Akhirnya MK dan anaknya membawa pulang jenazah untuk dimakamkan di Purbalingga.

“Saya tidak tahu penjemputan jenazahnya gimana, tapi satu hari setelah jenazah dimakamkan, saya dapat info kalau hasil Antigen baru keluar. Isrti MK dinyatakan negatif, tapi MK malah terkonfirmasi positif,” ujarnya.

Saat itu juga Kuswoyo berkordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 tingkat desa. Acara pengajian yang direncanakan terpaksa dibatalkan. MK juga diwajibkan isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari tim Gugus Tugas Covid-19.

“Sekarang yang bersangkutan sudah isolasi mandiri, sementara anaknya sudah pulang kembali ke Tangerang,” ujarnya.

Selain itu, tim Gugus Tugas Covid-19 Desa Tajug juga melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar lingkungan rumah MK. Kuswoyo juga memberikan sosialisasi kepada warga dan program ‘jogo tonggo’ untuk memenuhi kebutuhan pasien selama masa karantina.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Hanung Wikantono mengatakan, pihaknya masih berkordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Desa Tajug.

“Kami masih melakukan tracing, besok (Kamis, red) tiga orang kontak erat sudah kami jadwalkan untuk tes swab di Puskesmas,” pungkasnya. (Vandi Romadhon)

Pos terkait